• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Rasa Enak Dorong Anak Maka...

Rasa Enak Dorong Anak Makan dengan Lahap

Minggu, 23 Jul 2023, 20:18 WIB

JAKARTA - Dari sekian banyak mitos yang beredar, salah satu yang paling sering muncul adalah perihal rasa. Karena indera pengecap bayi belum sempurna, Makanan Pendamping ASI (MPASI) dianggap tidak perlu memiliki rasa, sehingga penggunaan gula, garam atau bumbu lainnya harus dihindari.

Dokter Spesialis Anak dr. Miza Dito Afrizal SpA, menuturkan, faktanya, penambahan gula, garam dan bumbu diperbolehkan selama masih dalam batasan rekomendasi. Perlu diketahui bahwa sejak dalam kandungan, anak sebenarnya sudah mulai mengenal berbagai rasa dari makanan yang diasup oleh sang ibu.

Ket. Foto: anak makan — Sumber: istimewa

"ASI sendiri bahkan sudah memiliki rasa manis gurih yang merangsang bayi untuk lahap mengonsumsinya. Jadi, rasa MPASI yang hambar atau tidak enak justru menjadi salah satu penyebab utama anak melakukan Gerakan Tutup Mulut atau GTM," kata dia di Jakarta Jumat (23/7).

Ia menjelaskan, ibu perlu membimbing anak melakukan 'Wisata Rasa' di tahapan pengenalan MPASI dengan menambahkan gula, garam, atau bumbu lainnya sesuai takaran yang direkomendasikan. Hal ini dapat membantu anak mengeksplorasi berbagai jenis bahan makanan dan rasa, sekaligus menambah nafsu makannya.

Untuk mendorong para Ibu di Indonesia memenuhi kebutuhan nutrisi anak dan balita pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) Unilever meluncurkan kampanye Wisata Rasa MPASI Royco. Kampanye ini bertujuan mendorong para ibu untuk terus memperkaya pengetahuan seputar MPASI termasuk mitos dan faktanya serta menghadirkan buku resep yang siap menjadi panduan ibu dalam mengkreasikan aneka menu MPASI sesuai pedoman Isi Piringku.

Direktur Nutrition Unilever Indonesia Amaryllis Esti Wijono, menyampaikan, periode MPASI adalah usia emas dimana anak mulai belajar dan mengenal makan, namun nyatanya banyak bayi mengalami gagal tumbuh ataustunting. Hal ini salah satunya karena pemberian MPASI yang kurang baik.

"Di kampanye ini, kami ingin membantu para ibu menghadirkan aneka sajian MPASI dengan nutrisi terbaik dan rasa yang disukai anak guna mendukung pertumbuhan dan perkembangan di periode 1.000 HPK," lanjut Amaryllis.

Kampanye tersebut kada Esti berangkat dari fakta bahwa para ibu kini semakin gencar mencari tahu mengenai MPASI. Sayangnya, di tengah derasnya arus informasi, masih terdapat banyak mitos yang kerap membuat mereka khawatir.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.