Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kasper Asgreen Menangi Etape 18

📅 Sabtu, 22 Jul 2023, 07:13 WIB | Oleh:
Kasper Asgreen Menangi Etape 18 Doc: Thomas SAMSON / AFP
Ket. Asgreen Menuju Garis Finis I Pembalap Soudal Quick-Step asal Denmark, Kasper Asgreen, bersepeda menuju garis finis untuk meme­nangkan etape ke-18 balap sepeda Tour de France edisi ke-110 yang berjarak 184 km antara Moutiers dan Bourg-en-Bresse di Pegunungan Alpen, Prancis, Jumat (21/7) dini hari WIB.

BOURG EN BRESSE - Setelah melesat menuju kemenangan etape 18 Tour de France, Jumat (21/7) dini hari WIB, pembalap Denmark, Kasper Asgreen, menunjukkan kegembiraan terbesar saat berbicara tentang rekan senegaranya, Jonas Vingegaard. Asgreen mengatakan Vingegaard berkembang di bawah tekanan dalam mempertahankan gelar keseluruhan.

Asgreen memenangkan etape 18 yang melintasi rute datar dan finis di Bourg-en-Bresse. Pemimpin klasemen keseluruhan Vingegaard mempertahankan keunggulannya dengan waktu 7 menit 35 detik menjelang finis hari Minggu. Tapi kali ini Asgreen mencuri perhatian. Dia menang saat empat pembalap yang memisahkan diri finis hampir bersamaan.

Asgreen menunjukkan kegembiraannya saat berbicara tentang ketangguhan Vingegaard dalam mengatasi tekanan. "Yang telah dilakukan Jonas datang ke sini sebagai juara bertahan Tour de France adalah tekanan berbeda. Tetapi dia berkembang dengan tekanan ini," ujar pembalap berusia 28 tahun itu.

"Dia tampak sangat percaya diri dan santai dan sudah seperti itu sejak di hari pertama di Bilbao," ujarnya. Vingegaard datang ke Tour de France tahun ini sebagai juara bertahan dan orang yang harus dikalahkan. Tapi dia telah menghancurkan harapan lawannya karena memiliki dengan selisih lebar jelang tiga etape tersisa.

"Sebagai sesama warga Denmark, saya selalu berharap dia akan pulang dengan kemenangan. Jika dia tetap bertahan, sepertinya bisa menjadi juara Tour de France lagi tahun ini," tandas Asgreen. Vingegaard juga berbicara tentang Asgreen. "Saya sangat senang melihat Kasper menang lagi. Kami berbicara setiap hari selama balapan, seperti yang dilakukan semua orang Denmark. Senang rasanya memiliki rekan senegara seperti dia," ujar pembalap tim Jumbo-Visma itu.

Pembalap Belanda Pascal Eenkhoorn dari tim Lotto-Dstny berada di urutan kedua dan Jonas Abrahamsen dari Norwegia dari tim Uno-X di urutan ketiga. Kemenangan Asgreen yang pertama bagi tim Soudal-Quick-Step di Tour de France tahun ini. Sebelumnya, tim asal Belgia tersebut menikmati dominasi selama bertahun-tahun dengan pembalap seperti Julian Alaphilippe dan Mark Cavendish. "Saya sangat senang tidak akan meninggalkan Tour tanpa kemenangan," ujar Asgreen.

Pogacar yang berada di posisi kedua merasa lebih baik. Dia tampak telah menerima kekalahan di etape sebelumnya. "Saya pikir seluruh peloton datang menemui untuk mencoba menghibur. Jadi merasa jauh lebih baik," ujar Pogacar. ben/AFP/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.