Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hebat, Ini Capaian Kejaksaan Tinggi Jateng Dipimpin I Made Suarnawan

📅 Sabtu, 22 Jul 2023, 23:15 WIB | Oleh:
Hebat, Ini Capaian Kejaksaan Tinggi Jateng Dipimpin I Made Suarnawan Doc: Koran Jakarta/Henri Pelupessy
Ket. Kajati Jateng I Made Suarnawan beserta jajaran saat jumpa pers peringatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke 63, di kantor Kejati Jateng, Kota Semarang, Sabtu (22/7).

SEMARANG - Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-63, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng memaparkan capaian hasil kinerja selama enam bulan dari Januari - Juni 2023.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng, I Made Suarnawan mengatakan, berbagai kegiatan dan penanganan perkara telah dilakukan selama tujuh bulan terakhir ini.

"Dalam kurun waktu tersebut, capaian kinerja Kajati Jateng secara garis besar meliputi bidang pembinaan, intelijen, tindak tidana umum, tindak pidana khusus, perdata dan tata usaha negara, pengawasan, dan pidana militer," ujarnya.

Di bidang pidana khusus, pihaknya telah melakukan penyelamatan keuangan negara dalam perkara tindak pidana korupsi dan TPPU dan penyelamatan keuangan negara perkara tindak pidana perpajakan, kepabeanan, cukai dan TPPU.

"Kajati Jateng telah penyelamatan keuangan negara dalam perkara tindak pidana korupsi dan TPPU berjumlah 21.150.950.109 rupiah dan untuk penyelamatan keuangan negara perkara tindak pidana perpajakan, kepabeanan, cukai dan TPPU berjumlah 5.425.184.211 rupiah, sehingga total penyelamatan bidang pidsus mencapai 26.576.134.319 rupiah," kata I Made Suarnawan saat jumpa pers peringatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke 63 di kantor Kejati Jateng, Kota Semarang, Sabtu (22/7).

Selain itu, pada bidang perdata dan tata usaha negara, Kajati Jateng melakukan pemulihan keuangan negara periode Januari hingga Juli 2023 sebesar 16.630.464.728 rupiah dan untuk penyelamatan keuangan negara sebesar 94.891.012.420 rupiah.

Ia menambahkan, sejumlah kasus yang menjadi banyak sorotan publik juga ikut ditangani.

"Misalnya kasus korupsi kredit macet pada PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB) yang merugikan negara sebesar 26 miliar rupiah," ungkapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.