Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Demi Keselamatan, Bangunan Liar di Kawasan Stasiun Pasar Senen Ditertibkan

📅 Jumat, 21 Jul 2023, 09:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Demi Keselamatan, Bangunan Liar di Kawasan Stasiun Pasar Senen Ditertibkan Doc: ANTARA/KAI Daop 1 Jakarta
Ket. Gabungan unit kerja KAI Daop 1 Jakarta menertibkan puluhan bangunan liar dan bersih lintas sepanjang 500 meter antara Stasiun Pasar Senen sampai dengan Gang Sentiong, Jakarta Pusat, Kamis (20/7/2023).

JAKARTA - PT KAI Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta menertibkan puluhan bangunan liar serta pembersihan sampah di jalur kereta sepanjang 500 meter di KM 7+000-KM 7+500 antara Stasiun Pasar Senen sampai dengan Gang Sentiong, Jakarta Pusat.

Penertiban yang dilakukan pada Kamis (20/7) tersebut, merupakan wujud komitmen KAI Daop 1 Jakarta mewujudkan keselamatan perjalanan kereta api (KA) dari bangunan liar dan sampah dari aktivitas orang/warga yang tidak berhak berada di jalur KA.

"Sekitar 50 bangunan liar sepanjang jalur tersebut ditertibkan untuk menjaga jalur KA dan perjalanan KA tetap selamat. Sebanyak 130 orang personel yang terdiri dari gabungan unit kerja Daop 1 Jakarta diturunkan untuk menertibkan bangunan liar dan membersihkan sampah-sampah di sepanjang jalur KA antara Pasar Senen-Gang Sentiong," ucap Pelaksana Harian (Plh) Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta Feni Novida Saragih dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (20/7) malam.

Ia mengatakan kegiatan penertiban bangunan liar dan bersih lintas tersebut akan dilakukan secara berkesinambungan.

"Jajaran Daop 1 Jakarta juga melakukan sosialisasi kepada warga sekitar jalur KA agar tidak membuang sampah dan membakarnya di area jalur KA. Selain akan mengganggu perjalanan KA, juga dapat memicu terjadinya kebakaran serta terjadinya banjir saat hujan turun," ujarnya.

KAI Daop 1 Jakarta juga menyampaikan agar warga sekitar tidak melakukan aktivitas apapun di jalur KA.

"Baik mendirikan bangunan liar maupun membuat perlintasan sebidang liar karena selain dapat mengganggu perjalanan KA, juga membahayakan keselamatan diri sendiri," kata Feni.

KAI Daop 1 Jakarta juga menegaskan bahwa larangan beraktivitas di jalur KA selain untuk kepentingan angkutan KA telah ditegaskan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian.

Dalam Pasal 181 ayat (1) dinyatakan bahwa setiap orang dilarang berada di ruang manfaat jalur kereta api, menyeret, menggerakkan, meletakkan, atau memindahkan barang di atas rel atau melintasi jalur kereta api ataupun menggunakan jalur kereta api untuk kepentingan lain, selain untuk angkutan kereta api.

Feni menuturkan keselamatan dan keamanan bersama dapat diwujudkan melalui kerja sama dari berbagai pihak, termasuk masyarakat sekitar jalur KA.

Selain itu, KAI Daop 1 Jakarta juga terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah kabupaten/kota maupun kewilayahan dengan menggandeng rail fans (pencinta kereta) melakukan sosialisasi keselamatan KA wilayah Daop 1 Jakarta.

KAI Daop 1 Jakarta juga proaktif mensosialisasikan keselamatan kepada warga masyarakat yang berada di sekitar perlintasan/jalur KA serta edukasi kepada pelajar di sekolah yang berdekatan dengan jalur rel untuk turut berpartisipasi mewujudkan keselamatan perjalanan KA dengan tidak beraktivitas di sekitar jalur KA.

KAI Daop 1 Jakarta pun mengapresiasi seluruh masyarakat yang telah peduli menjaga keselamatan dan keamanan perjalanan KA sebagai transportasi publik.

"KAI Daop 1 Jakarta mengimbau masyarakat untuk melaporkan jika mengetahui kegiatan yang mencurigakan dan membahayakan di sekitar jalur rel dengan menghubungi petugas di stasiun terdekat ataucontact center121line(021) 121, layanan pelanggan [email protected] dan sosial media @kai121_ @keretaapikita," kata Feni.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

32 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

51 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.