AS Sebut Rusia Kejam Tangguhkan Kesepakatan Ekspor Biji-bijian

Selasa, 18 Jul 2023, 14:51 WIB

PBB - Duta Besar Amerika Serikat untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Linda Thomas-Greenfield mengecam keputusan Rusia untuk menangguhkan keikutsertaannya dalam kesepakatan biji-bijian Laut Hitam dan menyebutnya sebagai "tindakan yang kejam".

"Rusia telah melontarkanpukulan lain kepada kelompok paling rentan di dunia," kata Thomas-Greenfield kepada wartawan, Senin (17/7).

Menurut dia, kesepakatan biji-bijian yang ditengahi oleh PBB dan Turki memberi secercah harapan bagi krisis pangan dunia.

"Perjanjian ini telah membawa stabilitas ke pasar pangan global, dan menurunkan harga pangan untuk semua. Namun hari ini, Rusia telah mencampakkan semua kemajuan ini dan semua harapan ini sia-sia," katanya.

Rusia menolak memperbarui kesepakatan itu setelah 17 Juli 2023 karena merasa kepentingannya belum terpenuhi.

"Sayangnya, sejauh ini bagian yang berkaitan dengan Rusia dalam perjanjian Laut Hitam ini belum dilaksanakan," ujar juru bicara pemerintah RusiaDmitry Peskov.

Dengan menyetujui perpanjangan kesepakatan tersebut, Rusia berharap hambatan terhadap ekspor pupuknya dihapuskan, termasuk dengan dimasukkannya Bank Pertanian Rusia dalam sistem pembayaran internasional SWIFT.

Kesepakatan biji-bijian Laut Hitam ditandatangani pada Juli 2022 di Istanbul oleh Ukraina, Rusia, PBB, dan Turki guna melanjutkan kembali ekspor biji-bijian dari pelabuhan-pelabuhan Ukraina.

Kegiatan ekspor dari beberapa pelabuhan Ukraina di Laut Hitam sempat terhenti akibat perang Rusia-Ukraina yang dimulai pada Februari 2022.

Ket. Foto: Seorang bocah Yaman menerima bantuan kemanusiaan yang disumbangkan oleh Program Pangan Dunia, di kota Taez pada 10 Oktober 2020. Lebih dari 345 juta orang menderita kerawanan pangan tingkat tinggi," kata Thomas-Greenfield. — Sumber: AFP/Ahmad Al-Basha/GI

Sejak itu kesepakatan tersebut telah diperbarui beberapa kali dan diperpanjang selama dua bulan lagi pada 18 Mei 2023.

Kesepakatan itu memastikan lebih dari 32 juta metrik ton komoditas pangan dikirim dengan aman dari pelabuhan Ukraina, menurut PBB.

"Lebih dari 345 juta orang menderita kerawanan pangan tingkat tinggi," kata Thomas-Greenfield, mengutip data Program Pangan Dunia.

"Dan kita tahu tanpa keraguan, bahwa perang brutal Rusia terhadap Ukraina telah mendorong jutaan orang ke tepi jurang, terutama di Timur Tengah dan Afrika," katanya, menambahkan.

SaatRusia bermain politik, kata Thomas-Greenfield, berbagai pihak akan menderita, termasuk anak-anak di wilayah Tanduk Afrika yang kekurangan gizi akut, ibu-ibu yang akan berhenti memproduksi ASI untuk bayinya karena mereka tidak cukup mendapat nutrisi dari makanan.

"Dunia membutuhkan Inisiatif Biji-Bijian Laut Hitam, dan semua negara anggota (PBB) harus bersatu dan mendesak Rusia untuk membatalkan keputusannya, melanjutkan negosiasi, memperpanjang, memperluas, dan menerapkan sepenuhnya inisiatif ini," kata utusan AS itu.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Usai Gempa M7,7 NTT: Retakan 100 Meter Muncul di Kawah Gunung Kelimutu

Pengunjung Bromo Diserang Hipotermia, Prajurit Marinir Beri Pertolongan Pertama

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

Rumah Sekunder Makin Terjangkau secara Riil, tetapi Stok Hunian Kian Terbatas

Trump Sebut Iran “Runtuh Total”, AS Siapkan “D-Day Ekonomi” untuk Teheran

81 Miles for Indonesia, XLSmart Hubungkan Negeri lewat 5G dan Semangat Berbagi

Kelola Penuaan Kulit secara Personal dengan Pendekatan Perawatan Berlapis

Yili Tebarkan Keceriaan HUT RI ke-81 kepada 2.000 Anak di Lima Rusun

Gokuniku Resmi Buka di Jakarta, Hadirkan “Japan’s Ultimate Meat Experience”

Pendakian Gunung Sindoro, KPALH Gandawesi Bawa Pesan Jaga Alam.

Lansia Terdampak Gempa Manggarai Jadi Perhatian, Khofifah Dorong Pendampingan Psikososial.

Pemprov DKI Boyong 23 UMKM Binaan ke Pameran CISMEF 2026 di Guangzhou Tiongkok

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.