Menyemai Sejuta Cabai di 'Rooftop'

Sabtu, 15 Jul 2023, 05:25 WIB

JAKARTA - Untuk mengantisipasi fluktuatif harga cabai, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta melakukan launching penyemaian satu juta cabai di Kebon Bibit Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (14/7). Kegiatan dipimpin Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Suharini Eliawati.

Menurut Elly, kegiatan penyemaian satu juta cabai dilakukan serempak secarahybriddi 14 kebon bibit binaan. Khusus di Cibubur, penyemaian dilakukan di rooftop salah satu bangunan. Penyemaian satu juta bibit cabai, kata Elly, dilakukan untuk memenuhi kebutuhan cabai sekaligus salah satu realisasi program ketahanan pangan Jakarta.

Ket. Foto: Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Suharini Eliawati memberi arahan dalam launching penyemaian satu juta cabai di Kebon Bibit Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (14/7). — Sumber: ISTIMEWA

Selain untuk masyarakat, Elly juga siap memberi bantuan bibit cabai kepada kelompok atau institusi sektor privat yang ingin mengembangkan atau peduli ketahanan pangan. "Program penanaman sejuta cabai, progres saat ini yang sudah diserahkan ke masyarakat mencapai 30.000 bibit cabai. Kita apresiasi masyarakat yang sungguh-sungguh peduli terhadapurban farming," ujar Elly dikutip jakartagoid.

Dia menambahkan, untuk penyemaian bibit cabai biasanya dibutuhkan waktu dua pekan sampai tumbuh daun. Selanjutnya, benih bisa dipindah kepolybag. "Saat umur 1,5 bulan, bibit cabai bisa dibagikan ke masyarakat untuk ditanam," tukasnya.

Kepala Pusat Pengembangan Benih dan Proteksi Tanaman Dinas KPKP Jakarta, Iwan Indriyanto, menambahkan, program satu juta cabai didukung 14 kebun bibit di bawah binaan mereka. Tiap-tiap kebon bibit diproyeksikan mampu memproduksi 1.000 hingga 200 ribu bibit cabai. Maka, dalam waktu empat bulan ditarget sejuta bibit cabai akan terpenuhi.

"Ada 14 kebon bibit yang mendukung program penyediaan sejuta cabai untuk warga Jakarta. Saat ini seluruhnya sedang produksi," tandas Iwan. Sementara itu, pantauan di lapangan, harga cabai sekarang berada di kisaran 38.000-39.000 rupiah per kilogram.

Namun, harga di Pasar Rawa Badak, Jakarta Utara, fluktuatif. Tanggal 13 Juli, harganya mencapai 40.000 per kilogram. Hari berikutnya menjadi 45.000. Terhadap kenaikan harga cabai ini mungkin karena tidak dapat menurunkan, maka Mendag Zulkifli lalu berkilah, harga cabai jangan terlalu murah. Mengapa dia berkata begitu? Padahal harga sudah terlalu tinggi.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.