Hilirisasi Bantu Stabilkan Harga Pangan

Rabu, 12 Jul 2023, 08:37 WIB

JAKARTA - Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas/NFA) mendorong agar semakin banyak pelaku usaha yang melakukan hilirisasi komoditas pertanian. Dengan itu distribusi pangan semakin tak memiliki hambatan sehingga menciptakan stabilitas harga di pasaran.

Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi, terus mendukung sinergi dan kolaborasi antara BUMN Pangan dengan asosiasi dan pelaku usaha dalam kerangka pemenuhan ketersediaan dan stabilitas pangan. Hal tersebut disampaikan Arief saat menghadiri penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT Berdikari member of ID FOOD dengan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) dalam rangka pemenuhan suplai daging sapi, daging ayam ras, dan produk turunannya secara komersial pada Selasa (11/7), di Hypermart Thamrin City, Jakarta.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

"Kami sangat mendukung langkah strategis PT Berdikari dan Aprindo dalam membangun kerja sama perdagangan produk pangan sehingga diharapkan keberlanjutan ini nantinya akan memperkokoh ekosistem pangan nasional, khususnya terkait stabilitas pasokan dan harga pangan," ujar Arief saat menyaksikan penandatanganan tersebut.

Menurut Arief, langkah ini sesuai arahan Presiden Joko Widodo dalam rapat di Istana Negara pada Senin (10/7), yang menekankan agar stakeholder pangan saling bersinergi meningkatkan produksi pangan dan melakukan penguatan hilirisasi produk pangan secara berkelanjutan. "Sinergi yang dilakukan BUMN pangan dengan asosiasi peritel hari ini menjadi bagian dari upaya hilirisasi di sektor pangan sehingga mendukung upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan," ujarnya.

Arief juga mengingatkan bahwa yang diperlukan adalah konsistensi dalam menjaga pasokan sehingga keberlanjutan usaha tetap berjalan. Ia mengatakan agar pasokan produk pangan harus terus tersedia sepanjang waktu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Hal ini penting karena pasokan yang stabil di pasaran akan berdampak pada kestabilan harga.

Arief mendorong upaya hilirisasi melalui kerja sama antara pelaku usaha pangan dengan asosiasi dapat terus ditingkatkan. Langkah ini guna membantu terserapnya produk petani dan peternak dengan harga baik sekaligus mengamankan pasokan di tingkat konsumen.

"Hilirisasi pangan yang terukur turut menjaga stabilitas dan keseimbangan harga pangan, baik di tingkat petani, pedagang, dan konsumen," ujarnya.

Ia menambahkan, terlaksananya kerja sama antara Berdikari dengan Aprindo melengkapi sejumlah hilirisasi komoditas pangan strategis yang telah dijalankan.

"Kita juga secara konsisten lakukan hilirisasi untuk komoditas pangan strategis lainnya, seperti jagung, telur, daging ayam, bawang, dan cabai melalui fasilitasi distribusi pangan (FDP) dari daerah surplus ke daerah defisit, serta menyiapkan pasar murah Gerakan Pangan Murah (GPM) di lebih dari 340 kota/kabupaten," paparnya.

Perkuat Distribusi

Direktur Utama PT Berdikari, Muhammad Syarkawi Rauf, mengatakan kerja sama ini bertujuan memperkuat saluran distribusi (distribution channel) produk protein berkualitas dari Berdikari sehingga dapat menjaga ketersediaan barang, kemudahan distribusi produk sampai konsumen akhir (end user), dan terjaminnya kualitas produk dengan baik melalui dukungan jaringan Aprindo di seluruh Indonesia.

"Kami optimis kerja sama antara PT Berdikari dan Aprindo memberikan manfaat yang nyata bagi konsumen dengan tersalurkannya daging sapi, ayam, dan olahannya dengan kualitas dan mutu yang terjamin hingga ke tangan masyarakat, sebagai akselerasi peran BUMN dalam menjaga ketersediaan pangan sumber protein hewani," tambahnya.

Redaktur: andes

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.