Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tercapainya SDGs 2030 Butuh Kolaborasi Lintas Negara

📅 Selasa, 11 Jul 2023, 08:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tercapainya SDGs 2030 Butuh Kolaborasi Lintas Negara Doc: ANTARA/Kemendes PDTT
Ket. Kepala Badan Pengembangan dan Informasi (BPI), Kemendes PDTT, Ivanovich Agusta (kanan) dalam High-Level Political Forum on Sustainable Development 2023, di PBB, New York, Amerika Serikat, Senin (10/7/2023) waktu setempat.

JAKARTA - Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menilai tercapainya tujuan-tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) pada 2030 membutuhkan kolaborasi lintas negara.

"Data penting untuk menginformasikan pengambilan keputusan. Karena itu, kolaborasi strategis, global, dan multipihak diperlukan guna memastikan ketersediaan data," ujar Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Kemendes PDTT, Ivanovich Agusta dalam keterangannya di Jakarta, Senin (10/7) malam.

Selain data, kata dia, perihal praktik terbaik sebagai pendekatan penyusunan kebijakan berbasis data juga penting untuk diinformasikan.

Ia menambahkan pencapaian SDGs juga membutuhkan dana yang tidak sedikit, sehingga perlu melibatkan pendanaan di luar pemerintah.

"Pembiayaan inovatif seperti obligasi hijau dan SDGs Bond sangat berpotensi menutup kesenjangan pembiayaan," kata Ivanovich dalam High-Level Political Forum on Sustainable Development 2023, di PBB, New York, Amerika Serikat, Senin waktu setempat.

Saat ini, katanya, Indonesia sedang dalam proses menerbitkan Sukuk SDGs sebagai bentuk pembiayaan syariah yang inovatif, ini dapat dimanfaatkan secara global.

"Di tingkat lokal, Indonesia telah mengoptimalkan Dana Desa guna mendukung pencapaian SDGs," katanya.

Selain itu, lanjutnya, Indonesia juga terus mempromosikan kebijakan investasi hijau, meningkatkan iklim investasi, serta memajukan penelitian, pengembangan teknologi hijau.

Dalam konteks lebih luas, Ivanovich mengatakan guna meningkatkan ketahanan pangan, Indonesia terus memperkuat cadangan, mengoptimalkan pasokan melalui sentra-sentra produksi, memperbaiki sistem logistik nasional untuk menutup kesenjangan harga, serta memperkuat kemitraan petani dan nelayan dengan pelaku usaha ritel modern guna memperpendek rantai pasok.

Ia menambahkan Indonesia juga meningkatkan produksi tanaman pangan nasional melalui strategi membuka lahan tambahan, mengintensifkan lahan yang ada, serta menciptakan ekosistem pengganti makanan pokok tradisional.

Dalam pertemuan tingkat menteri bertema Percepatan Pemulihan dari Pandemi COVID-19, serta implementasi SDGs 2030 di semua tingkatan itu dihadiri delegasi dari 196 negara.

Indonesia memamerkan hasil-hasil SDGs tingkat nasional sampai desa, serta menyajikan seminar bertajuk Driving Changes at the Local Level: Innovative Approaches to Localize the SDGs.

"Indonesia berharap dapat bekerja sama dengan semua negara dan pemangku kepentingan dalam mempercepat pencapaian SDGs," kata Ivanovich Agusta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ada Penambahan Diskotek Baru di Surabaya

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.