Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ketahui Cyberbullying Pada Anak dan Remaja Serta Cara Penanganannya

📅 Selasa, 11 Jul 2023, 23:33 WIB | Oleh:

Peran orang tua dan guru untuk menghindarkan anak dari cyberbullying

Adapun cara yang dapat dilakukan oleh orang tua dan guru adalah perlunya memberikan pemahaman akan interaksi dengan orang lain pada anak. Ajarkan pada anak bagaimana sikap mereka terhadap orang lain.

Rosanna juga mengatakan peran agama tidak kalah penting untuk membentengi anak dari cyberbullying. Penanaman nilai agama, mulai dari etika, adab, dan aturan dalam berhubungan dengan orang lain.

"Jadi, anak pun memiliki landasan yang kuat, baik itu saat berselancar di internet, apakah ia berada di lingkungan sekolah sesungguhnya," kata Rosanna.

Berikan pemahaman dengan nilai-nilai baik yang dapat dilakukan oleh anak. Jangan lupa untuk memberikan contoh, seperti bagaimana anak yang harus menghormati guru, menghargai teman, dan lainnya.

Tidak hanya orang tua, peran guru pun penting untuk mengajarkan anak bagaimana cara mereka dalam bersikap agar cyberbullying dan bentuk perundungan lainnya dapat dihindari. Guru dapat melakukan metode variatif, seperti mengajarkan kebaikan melalui lagu, cerita, dan kegiatan belajar-mengajar lainnya.

Selain itu, orang tua dan guru diharapkan dapat berdiskusi secara aktif pada anak agar mereka dapat lebih memahami apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Ajak anak untuk berpendapat dan sebaiknya rangkul mereka untuk setiap hal yang mereka lakukan.

Jika anak merupakan pelaku dari cyberbullying, cari tahu faktor penyebab anak melakukan hal tersebut. Lakukan komunikasi dengan anak bahwa hal yang dilakukan tersebut salah dan ajak anak untuk belajar dari kesalahan mereka tersebut.

Namun, jika komunikasi biasa tidak dapat dilakukan, segera konsultasikan ke psikolog agar anak mendapatkan penanganan yang tepat. Begitu juga bagi anak dan remaja yang menjadi korban dari cyberbullying, lakukan konsultasi dengan psikolog agar mereka pun dapat segera pulih.

"Bimbing dan pantau anak karena apa yang anak dan remaja suka, hal itu yang mereka lakukan. Kemampuan komunikasi dan diskusi interaktif pada anak itu penting," kata Rosanna.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.