Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Panen Jagung, Lapas Pohuwato Jalankan Program Reintegrasi Sosial Narapidana

📅 Minggu, 09 Jul 2023, 05:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Panen Jagung, Lapas Pohuwato Jalankan Program Reintegrasi Sosial Narapidana Doc: ANTARA/HO-Lapas Kelas IIB Pohuwato
Ket. Kepala Lapas Kelas IIB Pohuwato Irman Jaya bersama narapidana melakukan panen jagung di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, Sabtu.

Pohuwato - Panen jagung, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, menjalankan program rehabilitasi dan reintegrasi sosial bagi narapidana melalui kegiatan panen jagung di kebun Lapas, Sabtu.

"Sejak beberapa bulan terakhir, mereka telah bekerja sama dengan penuh dedikasi dalam merawat kebun ini, dan saatnya untuk memanen hasil jerih payah mereka," ucap Kepala Lapas Kelas IIB Pohuwato Irman Jaya.

Irman Jaya menyampaikan pentingnya kolaborasi dan partisipasi aktif dari warga binaan dalam menciptakan lingkungan yang bermanfaat dan produktif di dalam Lapas.

"Narapidana dapat mengembangkan keterampilan pertanian dan mendapatkan rasa kebanggaan yang positif melalui proses panen ini," kata Irman.

Menurut dia, sebagai bentuk pembinaan dan persiapan kembali ke masyarakat, panen jagung itu juga menjadi simbol harapan bagi mereka untuk masa depan yang lebih baik, setelah masa hukuman mereka selesai nanti.

"Saya berharap bahwa keberhasilan kegiatan ini akan memotivasi warga binaan lainnya untuk terlibat dalam program rehabilitasi dan reintegrasi sosial di Lembaga Pemasyarakatan," ujarnya.

Kepala Subseksi Kegiatan Kerja Lapas Kelas IIBPohuwato Fery Utiarahman mengatakan program inibertujuan untuk memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk mengembangkan keterampilan kewirausahaan dan menghasilkan pendapatan yang dapat membantu mereka dalam memulai kehidupan baru setelah bebas.

"Hal ini diharapkan dapat memberikan mereka landasan yang kuat untuk memulai kehidupan yang lebih baik dan menjadi anggota produktif dalam masyarakat," ujarnya.

Selain dalam bidang pertanian, Lapas Pohuwato telah menjalankan program pelatihan kemandirian manufaktur pertukangan. Pelatihan tersebut bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada narapidana untuk mengembangkan keterampilan baru yang dapat membantu mereka mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

Pelatihan itu mencakup berbagai keterampilan dasar dalam bidang pertukangan, seperti pengukuran, pemotongan, perakitan, dan penyelesaian produk. Pada program tersebut narapidana belajar menggunakan berbagai alat dan mesin yang diperlukan dalam proses pertukangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.