Jamsostek Jakarta Kerahkan 4.000 'Perisai'

Sabtu, 08 Jul 2023, 05:23 WIB

JAKARTA -Guna menunjang percepatan penetrasi ke masyarakat, saat ini BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) DKI Jakarta menggunakan lebih dari 4.000 agen Penggerak Jaminan Sosial(Perisai). Mereka membantu sosialisasi kepada publik terkait fungsi lembaga dan manfaat menjadi pesertanya.

"Kami memiliki perpanjangan tangan sebanyak 4.000 agen Perisai di seluruh Jakarta untuk menyampaikan informasi," kata Wakil Kepala Wilayah BP Jamsostek DKI Jakarta Bidang Kepesertaan, Indra Iswanto, Jumat (7/7). Agen Perisai bertugas mengedukasi, sosialisasi, serta memberikan pemahaman tentang program BP Jamsostek kepada masyarakat umum di desa atau kelurahan.

Ket. Foto: Wakil Kepala BP Jamsostek DKI Jakarta Bidang Kepesertaan, Indra Iswanto memberikan kartu BP Jamsostek secara simbolis kepada peserta di UPK PBB Setu Babakan, Jakarta, Kamis (6/7). — Sumber: ANTARA/HO-BPJS Ketenagakerjaan

Tujuan akhir adalah memperluas cakupan kepesertaan pekerja informal dan pemilik Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Indra menjelaskan melalui para agen yang melakukan sosialisasi langsung ke publik Jamsostek akan semakin dikenal.

"Dengan adanya sosialisasi diharapkan semakin banyak masyarakat tahu kegunaan BPJS dan ada kesadaran menjadi peserta," katanya. Indra menyebutkan juga sudah sosialisasi di Setu Babakan kepada para pekerja informal, seperti pedagang dodol Betawi, bir pletok, hingga pekerja seni.

Dia berharap dengan sosialisasi yang merangkul setiap elemen masyarakat diharapkan manfaat Jamsostek bisa dimanfaatkan dengan baik oleh peserta. Adapun beragam manfaatnya seperti Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua, dan Jaminan Pensiun.

Ia juga mengatakan terus memperbaiki penyampaian informasi dengan langsung mendatangi ruang lingkup RT, RW, kelurahan hingga kecamatan. Kendati demikian, sosialisasi juga menemui tantangan di lapangan karena kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai manfaat Jamsostek.

Padahal ada banyak kemudahan yang bisa dirasakan nantinya, termasuk kesempatan bagi pekerja yang lupa atau tidak sempat membayar iuran per bulan. Nantinya terakumulasi, misalnya, pekerja bukan penerima upah menunggak iuran. Dia bisa membayar kekurangannya dulu dan tetap akan mendapatkan manfaat.

Dengan demikian, dia berharap para pekerja informal bisa menjadi peserta sehingga bisa bekerja tanpa rasa cemas dengan iuran sebesar 16.800 per bulan. Kepala Suku Dinas Nakertransgi Jakarta Selatan, Fidiyah Rokhim, menambahkan akan terus mengimbau setiap perusahaan untuk memfasilitasi pekerjanya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. "Setiap bulan kami rutin memanggil 10 perusahaan untuk memastikan pegawainya memiliki BPJS," kata Fidiyah.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.