Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Melemah, Saham Inggris Berakhir Negatif

📅 Kamis, 06 Jul 2023, 06:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Melemah, Saham Inggris Berakhir Negatif Doc: ANTARA/Juns
Ket. Ilustrasi - Saham-saham Inggris merosot pada perdagangan Senin (16/8/2021).

London - Melemah, saham-saham Inggris berakhir di wilayah negatif pada perdagangan Rabu waktu setempat (5/7/2023), memperpanjang kerugian untuk hari ketiga beruntun, dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London merosot 1,03 persen atau 77,62 poin menjadi menetap di 7.442,10 poin.

Indeks FTSE 100 jatuh 0,10 persen atau 7,54 poin menjadi 7.519,72 poin pada Selasa (4/7/2023), setelah tergerus 0,06 persen atau 4,27 poin menjadi 7.527,26 poin pada Senin (3/7/2023), dan terdongkrak 0,80 persen atau 59,84 poin menjadi 7.531,53 poin pada Jumat (30/6/2023).

Evraz PLC, sebuah perusahaan manufaktur dan pertambangan baja multinasional Inggris yang sebagian dimiliki oleh oligarki Rusia membukukan kerugian paling besar(top loser)di antara saham-saham unggulan ataublue chips, dengan harga sahamnya terjungkal 12,59 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan perangkat lunak yang menawarkan platform robotika yang menyediakan solusiend-to-enduntuk perdagangan bahan pokok secara daring Ocado Group PLC terperosok 6,79 persen; serta perusahaan jasa keuangan dan asuransi multinasional Inggris Prudential PLC anjlok 3,89 persen.

Sementara itu, Pearson PLC, sebuah perusahaan penerbitan dan pendidikan multinasional Inggris terangkat 2,45 persen, menjadi pencetak keuntungan tertinggi(top gainer)dari saham-saham unggulan.

Disusul oleh saham perusahaan pertambangan logam mulia Inggris-Rusia Polymetal International PLC yang bertambah 1,03 persen; serta perusahaan peritel bahan makanan dan barang dagangan umum multinasional Inggris Tesco PLC menguat 0,40 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

27 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

53 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Luar Negeri
400 Sekolah Ditutup dan Ham...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.