Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinkes Komit Sukseskan 'Kotaku'

📅 Kamis, 06 Jul 2023, 04:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dinkes Komit Sukseskan 'Kotaku' Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Kegiatan review tahunan dan diseminasi hasil pengumpulan data dasar Program Kotaku di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jabar, Rabu (5/7).

BEKASI - Saat ini, program "Kota Sahabat Kusta" (Kotaku) yang dijalankan Kabupaten Bekasi telah berusia setahun. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi tetap berkomitmen terus menyukseskan program Kotak.

Kepala DinkesKabupaten Bekasi, dr Alamsyah, Rabu (5/7), mengapresiasi kinerja seluruh pihak terkait mulai dari instansi perangkat daerah hingga swasta yang selama setahun ini sudah bekerja optimal untuk program Kotak.

Alamsyah memuji peran NLR Indonesia dalam program tersebut. Menurutnya, langkah menggandengan NLR efektif menangani sekaligus mengedukasi penyakit kusta kepada masyarakat. NLR merupakan organisasi yang aktif memberantas kusta di Indonesia.

Program Kotaku atau Urban Leprosy sendiri merupakan pendekatan inovatif wilayah perkotaan endemi kusta dengan meningkatkan skrining, rujukan, serta edukasi. Program ini berdurasi tiga tahun mulai 2022-2025. Pemkab Bekasi bertujuan mendiagnosis dan mengobati pasien kusta hingga sembuh, juga sekaligus mengurangi stigma masyarakat.

Technical Advisor NLR Indonesia, dr Udeng Daman, menyatakan bahwa Kabupaten Bekasi menjadi daerah pertama atau pilot project Provinsi Jawa Barat untuk program tersebut. "Program Urban Leprosy menjadi inovasi dalam penanggulangan penyakit kusta perkotaan. Sebelumnya, beberapa kota seperti Ambon dan Makasar telah melaksanakan program ini. Namun di Jawa Barat, Kabupaten Bekasi menjadi yang pertama," katanya.

Selain mempresentasikan hasil pengumpulan data dasar di Kabupaten Bekasi Maret-April, ditampilkan pula capaian dan implementasi program Kotaku di tingkat kabupaten, puskesmas, klinik swasta, dan desa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.