Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Liga Tenis Meja Diharap Tambah Jam Terbang Atlet Indonesia

📅 Selasa, 04 Jul 2023, 17:21 WIB | Oleh:
Liga Tenis Meja Diharap Tambah Jam Terbang Atlet Indonesia Doc: ANTARA/Irfan
Ket. Liga Tenis Meja Indonesia seri kedua yang diselenggarakan di Gor Gondrong, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

TANGERANG - Liga Tenis Meja Indonesia seri kedua yang diselenggarakan di GOR Gondrong, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, pada 1-4 Juli 2023 dan diikuti atlet internasional diharapkan dapat menambah jam terbang atlet-atlet Indonesia.

"Tentunya ini sebagai langkah kami untuk membina atlet-atlet Indonesia sebagai upaya regenerasi. Dengan bermain bersama atlet-atlet internasional, maka akan menambah jam terbang dan juga menambahkan ilmu untuk mereka," kata ketua panitia pelaksana Liga Tenis Meja Indonesia, Jopie Warsono di Tangerang Selasa.

Ia mengatakan, event liga tenis meja ini hanya satu-satunya di Asia Tenggara dan melibatkan atlet-atlet internasional terbaik seperti Kaii Yoshida asal Jepang yang kini di ranking 20 dunia.

Selain itu juga ada atlet negara lainnya yang ikut serta yakni dari Malaysia, India, Singapura, China, Luksemburg, dan Jepang. "Semoga ini bisa memberikan kemeriahan dalam event ini," katanya.

Dia juga mengapresiasi Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pemuda dan Olahraga yang sangat terbuka dengan mengadakan ajang olahraga internasional, terutama meningkatkan sport tourism.

"Pemkot Tangerang khususnya Dispora Kota Tangerang sangat terbuka dan mendukung adanya Liga Tenis Meja Indonesia ini. Dengan hadirnya para atlet dari luar negeri, ini juga sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan wisata di Kota Tangerang melalui sport tourism," lanjutnya.

Diharapkan, dengan adanya Liga Tenis Meja Indonesia ini dapat melahirkan atlet-atlet tenis meja Indonesia yang baru dan dapat menyumbangkan berbagai prestasi baik di kancah nasional maupun internasional ke depannya.

"Kami berharap, liga ini dapat berjalan terus secara rutin setiap tahunnya dan tidak padam. Dulu, sekitar tahun 80 dan 90-an liga ini berjalan dengan baik dan kita Indonesia menjadi rajanya. Maka dari itu, kami mulai lagi liga ini dengan format yang baru dan mudah-mudahan target kami tercapai," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.