Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lafay Akhiri Kutukan Cofidis Rebut Juara Etape Kedua TdF

📅 Selasa, 04 Jul 2023, 07:13 WIB | Oleh:
Lafay Akhiri Kutukan Cofidis Rebut Juara Etape Kedua TdF Doc: Anne-Christine POUJOULAT / AFP
Ket. Victor Lafay Berselebrasi I Pembalap Prancis dari Cofidis, Victor Lafay berselebrasi saat bersepeda menuju garis finis untuk menang di depan pembalap Slovenia dari UAE Team Emirates, Tadej Pogacar, yang mengenakan kaus putih pembalap muda terbaik pada etape ke-2 balap sepeda Tour de France edisi ke-110 sejauh 208,9 km antara Vitoria-Gasteiz dan San Sebastian, di Spanyol utara, Minggu (2/7).

SAN SEBASTIAN - Pembalap Prancis, Victor Lafay, membuat kejutan dengan mengalahkan petenis elite yang memisahkan diri ke garis finis di etape kedua Tour de France (TdF). Kemenangan dalam balapan Senin (3/7) dini hari WIB, mengakhiri kutukan 15 tahun untuk tim Cofidis.

Kemenangan tersebut yang pertama di Tour de France untuk tim Prancis, Cofidis, sejak 2008. Ini mengangkat Lafay ke posisi keempat klasemen keseluruhan. Pembalap Inggris, Adam Yates, mempertahankan jersey kuning sebagai pemimpin klasemen sementara. Pembalap Belgia Wout van Aert berada di urutan kedua di depan Tadej Pogacar.

Menjelang putaran terakhir setelah menempuh 209 km melalui Basque Country, etape terpanjang dari TdF tahun ini, semua mata tertuju ke duel antara juara bertahan Jonas Vingegaard dan Pogacar. Tapi, Lafay mencuri perhatian dengan gerakan diam-diam. Dia mempertahankan kecepatan yang cukup untuk melewati garis finis di depan para pengejarnya.

"Saya sangat senang telah mengangkat kutukan ini dari tim. Ini gila. Saya bertahan dan percaya sepenuhnya. Itulah yang membuat saya melewati batas," kata pembalap berusia 27 tahun itu.

Sementara itu, Pogacar berada di urutan ketiga garis finis yang berlokasi di tepi laut teluk tapal kuda, San Sebastian.

Persaingan ketat pertama antara Pogacar dan Vingegaard terjadi di puncak Jaizkibel. Pembalap Slovenia itu mengungguli pembalap Denmark. Pogacar mengumpulkan delapan detik bonus, sedangkan Vingegaard memiliki lima detik. Persaingan di tanjakan terjal sepanjang 8 km mengurangi peleton menjadi sekitar 20 pembalap.

Saat mereka meluncur menuruni bukit, beberapa pembalap berusaha melepaskan diri. Dengan 500 meter tersisa, Lafay berhasil dan bertahan untuk memberikan kemenangan etape Tour de France pertama dalam 15 tahun untuk tim Cofidis. Adam Yates memimpin atas rekan setimnya di UEA, Pogacar dan saudara kembarnya Yates, Simon, enam detik di klasemen keseluruhan.

"Kami memiliki jersey kuning dan putih dan harus mempertahankannya. Pogacar meningkatkan level seluruh tim. Dia benar-benar hebat untuk diajak bekerja sama," ujar Adam Yates. Juara TdF 2021 dan 2022 Pogacar akan terus mengejar. "

Ada bonus detik untuk diambil dan saya akan selalu mencoba mengambilnya. Mungkin bonus detik tidak dihitung dalam jangka panjang, tapi siapa tahu, itu bisa sangat dekat pada akhirnya," ujarnya.

Hasil lain dari etape kedua, pembalap Amerika Serikat, Neilson Powless, dari tim Education First mempertahankan jersey panjat polkadot.

"Saya mengerahkan segalanya. Ini Tour dan saya harus melakukannya. Saya mempertahankan jersey dan itu terpenting," ujar Powless. Etape tiga membawa pembalap ke Prancis melintasi rute sejauh 187 km dari Amorebieta ke Bayonne. ben/AFP/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.