Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pria Ini Ditemukan Tewas dengan Banyak Luka Bacok, Polisi Pun Turun Tangan

📅 Senin, 03 Jul 2023, 07:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pria Ini Ditemukan Tewas dengan Banyak Luka Bacok, Polisi Pun Turun Tangan Doc: ANTARA/Novi Husdinariyanto
Ket. Kasat Reskrim Polres Situbondo AKP Dhedi Ardi Putra memberikan keterangan kepada wartawan.

Situbondo - Usut tuntas, penyidik Satreskrim Polres Situbondo, Jawa Timur, terus melakukan penyelidikan dugaan pembunuhan seorang pria asal Probolinggo yang ditemukan meninggal penuh luka bacok di kepala, di hutan jati kawasan wisata Pantai Tampora beberapa hari lalu.

Kasat Reskrim Polres Situbondo AKP Dhedi Ardi Putra di Situbondo, Minggu, mengemukakan bahwa hingga saat ini polisi sudah memeriksa atau memintai keterangan saksi-saksi termasuk keluarga korban Awaluddim Ramadhani (16) warga Desa Keraksaan Wetan, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

"Setelah penyidik kami memintai keterangan saksi dari keluarganya, korban saat itu keluar dari rumah membawa sepeda motor dan tidak pulang. Kami masih memintai keterangan saksi lainnya saat korban keluar rumah bersama siapa saja," katanya.

Korban dugaan pembunuhan di hutan jati kawasan wisata Pantai Tampora, Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur itu, lanjut AKP Dhedi, ditemukan meninggal dan di bagian kepala depan dan belakang ada beberapa luka bacok senjata tajam.

Di samping mayat korban, katanya, juga ditemukan botol air mineral dan ada sisa minuman alkohol serta bercak darah di sekitar lokasi ditemukannya korban tertelungkup.

"Kami masih melakukan penyelidikan, apakah korban dieksekusi di lokasi itu, atau pelaku mengeksekusi di tempat lain, lalu dibuang ke hutan jati tersebut. Karena bekas darah di lokasi sedikit," kata AKP Dhedi.

Menurut ia, polisi memeriksa saksi dari keluarga korban, yakni kakak dan ibu korban. Kakak korban mengaku melihat adiknya mengendarai sepeda motor seorang diri ke arah timur (arah Situbondo).

Sementara keterangan dari ibu korban, Awaluddin punya kepribadian tertutup dan jarang berbicara dengan orang tua. Bahkan tidak pernah berpamitan saat akan keluar rumah.

"Sepeda motor dan handphone milik korban juga hilang hingga saat ini," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

47 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.