PLN Gunakan Tenaga Surya untuk Melistriki Desa di Papua dan Papua Barat
Senin, 03 Jul 2023, 02:25 WIBJAYAPURA - PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat menyebutkan dalam melistriki desa terpencil kebanyakan menggunakan tenaga surya, denganmemanfaatkan potensi energi lokal yang sesuai dengan kondisi geografis.
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Budiono, di Jayapura, Sabtu (1/7), mengatakan energi surya merupakan salah satu upaya PLN dalam melistriki masyarakat setempat di seluruh Tanah Papua.
"Mayoritas desa yang ada di Papua dan Papua Barat dilistriki dengan menggunakan energi tenaga surya di mana kami sesuaikan dengan kondisi wilayah tersebut," katanya pula.
Seperti dikutip dari Antara, Budiono mengatakan penggunaan energi lokal merupakan salah satu cara mempercepat untuk melistriki desa-desa yang belum berlistrik.
"Mengingat ketersediaan listrik merupakan salah satu poin penting dalam kebutuhan hidup untuk menunjang akses pendidikan, ekonomi bahkan jangka panjang pertumbuhan bisnis dan industri di daerah," ujarnya.
Dia menjelaskan seperti yang digunakan oleh kedua kampung di Papua Barat, Kabupaten Raja Ampat yakni Kampung Audam dan Kampung Mutus, di mana keduanya berhasil menggunakan dua pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).
"Selama ini warga di dua kampung tersebut masih sulit mendapatkan akses listrik. Hal ini dikarenakan wilayahnya yang cukup jauh dan sulit dijangkau. Sehingga penggunaan pembangkit hijau yang dinilai praktis dipilih sebagai jawaban untuk melistriki," kata Budiono.
Dia menambahkan selain itu, juga menjadi salah satu upaya PLN untuk mendukung percepatan bauran energi baru terbarukan serta mencapai target net zero emission (NZE) pada 2060.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pemerintah Perluas Akses Digital 1.200 UMKM Lewat STARt x Genmatic
-
Kejar Zero Accident, PDC Bekali 54 Pengemudi Ilmu Defensive Driving
-
Sejumlah Prodi Akan Ditutup, Komisi X DPR RI: Perguruan Tinggi Jangan hanya Jadi Pabrik Tenaga Kerja
-
Lagu Resmi Piala Dunia FIFA Tak Bisa Sembarangan Dipakai, Ini Kata Kemenkum
-
Hilirisasi Tahap II Digulirkan, Sektor Energi Jadi Fokus Utama
-
5 Rekomendasi MTI untuk Dongkrak Industri Penerbangan Nasional
-
PPIH: 452 Bus Shalawat Siap 24 Jam Antar Jemaah Haji Indonesia ke Masjidil Haram
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.