Percepat Atasi Kekerdilan Anak, Kotawaringin Barat Prioritaskan Penanganan Stunting di Dua Kecamatan

Minggu, 02 Jul 2023, 04:31 WIB

Palangka Raya - Percepat atasi kekerdilan anak. Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah (Kalteng) memprioritaskan antisipasi dan penanganan stunting di dua kecamatan di daerah setempat.

"Saat ini yang masih terjadi kasus stunting, yaitu di Kecamatan Arut Selatan dan Arut Utara. Oleh karena itu kita prioritaskan percepatan penurunan stunting di Kobar (Kotawaringin Barat) ini," kata Penjabat Bupati Kotawaringin Barat Budi Santosa di Pangkalan Bun, Sabtu.

Dia meminta Dinas Kesehatan serta instansi terkait lainnya untuk bersama-sama berupaya seoptimal mungkin menyelesaikan permasalahan stunting.

"Berbagai upaya akan kita lakukan dalam menurunkan angka stunting di Kobar ini, salah satunya memberi asupan gizi kepada anak yang terkena stunting," ucapnya.

Dia juga telah menyampaikan kepada camat atau lurah maupun kepala desa saat berada di lapangan untuk menghindari penggunaan pakaian maupun mobil dinas saat mengunjungi rumah tangga dengan status stunting.

"Sehingga ini perlu strategi upaya pendekatan yang tepat bagi masyarakat, agar edukasi ini tersampaikan dengan baik," ujarnya.

Dia mengatakan terdapat beberapa permasalahan di masyarakat desa terkait dengan stigma mengenai stunting.

"Makanya jangan sebut stunting, sebut saja perbaikan gizi, mungkin seperti persiapan bayi sehat, lomba bayi sehat atau lainnya," ucapnya.

Kepala DinasPemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kotawaringin Barat Agus Basrawiyanta menambahkan pemkab terus berupaya melakukan berbagai langkah preventif dan promotifuntuk menanganistuntingmelalui kerja sama dengan camat beserta jajaran terkait.

"Penanganan ini akan segera kita laksanakan, untuk camat segera lakukan koordinasi secara penuh kepada desa-desa terpilih, fokus yang ada di 17 desa bagaimana untuk mencari solusi terhadap kasus stunting dari satu anak ke anak lain, dari keluarga ke keluarga lain," ucapnya.

Ia juga meminta kepada masyarakat agar tidak memberi stigma tentang stunting, sedangkan penanganan stuntingdidukung dengan pemberian asupan gizi pada anak.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.