KSP Sebut Kepercayaan Publik terhadap Program JKN-KIS Tinggi

Rabu, 28 Jun 2023, 08:20 WIB

JAKARTA - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Abraham Wirotomo mengatakan, kepercayaan publik untuk memanfaatkan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) cukup tinggi, sebagaimana terindikasikan dalam hasil jajak pendapat.

"Ini menunjukkan publik benar-benar merasakan manfaatnya," kata Abraham di Jakarta, Selasa (28/6).

Ket. Foto: Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Abraham Wirotomo. — Sumber: ANTARA/Kantor Staf Presiden

Pernyataan Abaraham tersebut menanggapi hasil jajak pendapat Bagian Litbang Kompas pada pertengahan Juni 2023 yang menyebutkan dari 377 responden, sebanyak 71,6 persen responden yang mengikuti kepesertaan JKN-KIS menggunakannya untuk berobat, dengan rincian 24,1 persen menggunakannya secara rutin dan 47,5 persen memanfaatkannya beberapa kali.

Sejak diluncurkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada November 2014, kata Abraham, program KIS telah mengalami peningkatan signifikan dalam memberikan akses kesehatan gratis kepada masyarakat. Program perluasan JKN, ujarnya, memberikan manfaat kepada jutaan peserta, termasuk yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah melalui KIS-PBI.

Data BPJS Kesehatan menunjukkan bahwa dari 6 juta peserta KIS-PBI pada 2014, jumlah kunjungan mencapai 15 juta. Jumlah tersebut meningkat pada 2022, di mana dari 48 juta peserta KIS-PBI, terdapat 236 juta kunjungan.

"Tentu pemerintah memiliki catatan masih ada pelayanan yang harus ditingkatkan. Tapi saat ini begitu besar masyarakat yang menikmati layanan kesehatan gartis," ujar Abraham.

Selain aspek kesehatan, kata dia, program KIS juga berhasil mengurangi angka kemiskinan. Studi Universitas Indonesia menunjukkan, pada 2019 program KIS diperkirakan berhasil menyelamatkan 8,1 juta orang dari kemiskinan.

"Sebab jika tanpa pelayanan kesehatan gratis maka mereka akan jatuh miskin karena tinggi biaya kesehatan, apalagi saat pandemi Covid-19," kata dia.

Menurut dia, untuk memastikan program JKN-KIS bisa berkelanjutan, KSP bersama Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, dan Sekretariat Kabinet mengawal pelaksanaan Inpres No 1/2022 tentang Optimalisasi Pelaksanaan JKN.

Salah satu strategi agar JKN-KIS berkelanjutan itu melalui peningkatan jumlah skrining kesehatan gratis dari 2,23 juta pada 2021 menjadi 15,5 juta pada 2022 atau naik tujuh kali lipat.

"Dengan skrining kesehatan gratis diharapkan masyarakat menyadari tingkat risiko kesehatan tubuh mereka sehingga pola hidup bisa menjadi lebih sehat," kata dia.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

De Zerbi Minta Maaf atas Kekalahan Tottenham dari Brentford

IKM Fesyen & Kriya Tumbuh 2x Lipat! Kemenperin Genjot Digital Biar Naik Kelas

Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Kemenpar Siagakan Poltekpar Lombok

Tabrakan Beruntun di Tol Senayan, Dua Orang Alami Luka-luka

Dinas Pertanian Kabupaten Lebak: Panen Durian dan Manggis Serap Ribuan Tenaga Kerja 

Belajar Bisnis dari Kisah Yohanes Membangun PepperJo

Libur Panjang Bikin Stasiun Jakarta Padat, 38.842 Penumpang Berangkat Naik Kereta

Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan

Kerajinan Badui Banjir Pesanan di Bazar Harkop Harnas, UMKM Lokal Raup Omzet

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.