Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekda Kalbar Ingatkan Pemda untuk Antisipasi DBD

📅 Senin, 26 Jun 2023, 16:35 WIB | Oleh:
Sekda Kalbar Ingatkan Pemda untuk Antisipasi DBD Doc: ANTARA/HO
Ket. Sekda Kalbar Harisson melakukan kunjugan kerja di Kabupaten Kayong Utara.

Pontianak, 26/6 (ANTARA) - Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat Harissonmengingatkan pemerintah daerah untuk mengantisipasi kasus demam berdarah dengue (DBD) dengan mengoptimalkan peranan fasilitas kesehatan di setiap daerah.

"Untuk itu, saya berharap kepada Dinas Kesehatan untuk lebih aktif dalam melakukan penyuluhan kepada masyarakat bagaimana tanda-tanda ataupun gejala demam berdarah, sehingga diharapkan kalaupun ada yang terkena demam berdarah tidak dalam keadaan lanjut dan setidaknya bisa kita antisipasi terlebih dahulu," kata dia saat berkunjung ke Kabupaten Kayong Utara, Senin.

Ia menjelaskan kunjungan kerja di Kayong Utara untuk memastikan seluruh pelayanan di setiap unit di rumah sakit berjalan dengan baik, sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

Untuk memastikan layanan kesehatan masyarakat berjalan dengan baik, sejauh ini pihaknya sudah melakukan koordinasi bersama Dinas Kesehatan guna melakukan tindakan, termasuk upaya-upaya pengendalian kasus DBDagar tidak berkembang lebih jauh lagi.

Pria yang pernah menjabat sebagai Kadis Kesehatan Provinsi Kalbar tersebut, juga meminta kepada seluruh jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Kayong Utara untuk proaktif dalam menangani kasus ini lebih dini, termasuk jika diperlukan turun langsung ke rumah-rumah warga.

"Artinya, kita harus lebih aktif untuk dapat mencegah dengan berbagai cara baik itu turun langsung dalam mengendalikan dan jangan sampai kasus demam berdarah ini bisa berkembang lebih meluas," tuturnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kayong UtaraIwanDwiPurnomomenuturkan tercatat sejak Januari 2023 hingga saat ini 52 kasus gejala penyakit DBD di Kabupaten Kayong Utara.

Pada akhir-akhir bulan ini, katanya, kasusnya mulai menurun, antara lain karena upaya-upaya konkret yang sudah dilakukan.

"Saat ini kita telah melakukan langkah-langkah preventif baik itu melakukan edaran kepada kepala puskesmas untuk kewaspadaan, kemudian ada juga surat dari bupati untuk camat dan juga desa terkait kebersihan lingkungan secara umum," kata dia.

Ia menuturkan kehadiran sekda ke daerah itu juga memberikan semangat petugas pelayanan bidang kesehatan khususnya untuk lebih optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan dalam pencegahanDBD.

"Dan beberapa penekanan dari beliau terkait pelayanan juga harus diperhatikan agar semua warga yang berobat ke sini bisa dilayani dengan baik. Kita pastikan semua bisa berjalan baik dengan tenaga kesehatan yang ada, dan kita berharap juga dengan kehadiran beliau bisa menambah semangat kami dalam melayani warga yang datang untuk berobat terutama dalam kasus demam berdarah yang sedang kita tangani," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

30 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

38 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

38 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.