Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kasus Kematian Pertama Virus Oz di Dunia Terjadi di Jepang

📅 Senin, 26 Jun 2023, 13:02 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Kasus Kematian Pertama Virus Oz di Dunia Terjadi di Jepang Doc: Pexels/Erik Karits

TOKYO - Kementerian Kesehatan Jepang pada Jumat (23/6) mengumumkan bahwa seorang perempuan berusia 70-an tahun diketahui menjadi korban kematian kasus pertama penyakit menular yang diakibatkan virus Oz di Jepang, dan juga yang pertama di dunia.

"Seorang perempuan meninggal akibat miokarditis atau radang otot jantung di Provinsi Ibaraki, utara Tokyo," ungkap kementerian itu seperti dikutip dari kantor beritaNHK, Sabtu (24/6).

Kementerian itu menerangkan bahwa kutu diyakini menjadi inang virus itu. Korban sebelumnya datang ke rumah sakit dengan keluhan demam dan lelah. Pada saat itu, sebuah kutu didapati menggigit paha bagian atasnya. Otopsi menyimpulkan bahwa perempuan itu tertular virus Oz.

Kementerian mengatakan ini adalah kasus penularan virus Oz yang pertama kali dilaporkan, baik menyebabkan kematian maupun tidak. Para pejabat kementerian mengatakan tertular virus ini tidak berarti akan menyebabkan kematian karena tes antibodi sampel darah di Jepang mengisyaratkan bahwa sebagian orang telah tertular virus itu.

Masih belum diketahui bagaimana orang tertular virus Oz, tetapi digigit oleh kutu yang membawa virus itu kemungkinan merupakan penyebabnya. Oleh karena itu Kementerian Kesehatan Jepang mendesak masyarakat agar mengenakan baju lengan panjang dan celana panjang ketika mereka pergi ke daerah rerumputan tempat kutu dapat ditemukan.

Virus Oz pertama kali terdeteksi di Jepang pada 2018 dari satu jenis kutu tertentu. Kutu itu diketahui hidup di wilayah Kanto yang termasuk Tokyo, serta Jepang tengah dan barat. Antibodi, yang merupakan tanda penularan, telah terdeteksi di monyet, babi hutan, dan rusa yang hidup liar di sejumlah provinsi.

Sejauh ini belum tersedia obat yang ampuh untuk penyakit ini, dan pasien hanya bisa dirawat dengan mengurangi gejalanya saja.SB/NHK/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Aldila Tak Mampu Menerobos Semifinal WTA Ningbo

19 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Tak Mampu Menerobos ...

El Clasico Jadi Laga Superman Kontra Batman

26 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
El Clasico Jadi Laga Superm...

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.