- Home
-
- Luar Negeri
-
- Memanas Perang di Ukraina,...
Memanas Perang di Ukraina, Anggota DK PBB Tuntut Penyelidikan Kerja Sama Militer Rusia dan Iran
Minggu, 25 Jun 2023, 05:01 WIBToronto - Memanas perang di Ukraina. Amerika Serikat, Prancis, Inggris, Albania, dan Ukraina menuntut agar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyelidiki kerja sama militer yang berkembang antara Rusia dan Iran.
Dalam pengarahan media pada Jumat (23/6), Perwakilan AS untuk PBB Linda Thomas-Greenfield mengatakan bahwa kerja sama tersebut telah membantu Rusia untuk melanjutkan perang brutalnya di Ukraina.
Dia menyebut bahwa Rusia telah membeli ratusan drone seri Mohajer dan Shahed dari Iran--yang merupakan pelanggaran nyata terhadap Resolusi 2231.
Dia pun mengatakan bahwa Moskow sekarang juga sudah bekerja sama dengan Teheran untuk memproduksi senjata-senjata tersebut di dalam negeri Rusia.
"Ukraina, AS, Prancis, Inggris, dan negara-negara lain telah sepatutnya melaporkan pelanggaran ini ke PBB, dan memberi PBB informasi dan analisis tambahan," kata Greenfield.
Dia menekankan bahwa PBB harus menanggapi seruan yang semakin meningkat dari komunitas internasional untuk menyelidiki pelanggaran itu.
Sementara itu, Wakil Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia membantah pernyataan Greenfield dengan menyebutnya tidak berdasar dan ditujukan untuk menyesatkan masyarakat internasional.
Nebenzia berpendapat bahwa dokumen yang ditampilkan tidak berdasarkan fakta, melainkan wacana politik yang menyesatkan.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Peninjauan infrastruktur pengendali banjir di Sungai Ciliwung J
-
Kasus yang Melingkungi Proyek Marina Bay City Belum Juga Kelar
-
Banjir Bandang Terjang Gorontalo Utara, Ratusan Rumah Tertimbun Lumpur dan Kayu
-
Jangan Minum Es! Gubernur Kalsel Ingatkan Risiko Kesehatan bagi Jamaah Haji
-
AS dan Iran Tandatangani MoU, Lalu Lintas Selat Hormuz Dibuka
-
Pembiayaan FIF di Stand Motor Honda Jakarta Fair Kemayoran 2026
-
Jerman, Prancis, Belgia, Irlandia, dan Belanda Kirim Pesawat untuk Pulangkan Warganya yang Terjebak di Kapal Pesiar Hantavirus
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.