Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gunung Karangetang Erupsi, Jarak Luncur Guguran Lava hingga 1,5 Km

📅 Kamis, 22 Jun 2023, 08:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gunung Karangetang Erupsi, Jarak Luncur Guguran Lava hingga 1,5 Km Doc: ANTARA/Magma ESDM
Ket. Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) memperkirakan jarak luncur guguran lava Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, sekitar 1.500 meter.

MANADO - Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) memperkirakan jarak luncur guguran lava Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, sekitar 1.500 meter.

"Luncuran lava pijar dari ujung leleran ke arah kali Batuawang, Kali Kahetang lebih kurang 1.000 - 1.500 meter," kata Ketua Pos PGA Karangetang, Yudia P Tatipang di Manado, Kamis (22/6).

Sementara itu, jarak luncur guguran lava ke Kali Batang, Kali Timbelang dan Kali Beha Barat sekitar 750 - 1.000 meter.

Asap kawah bertekanan lemah hingga sedang teramati berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang dan tinggi 25 meter di atas puncak kawah.

"Sinar api kawah utama samar-samar. Sinar api kawah dua tampak lebih kurang 10 meter di dalam tiang kolom asap putih tipis lebih kurang 25 meter," ujarnya.

Dia menambahkan gempa guguran terekam sebanyak 40 kali dengan amplitudo antara 10-40 milimeter selama 40-80 detik.

Tremor terus menerus (microtremor) terekam dengan amplitudo 0,25 hingga empat milimeter, dominan dua milimeter, sementara gempa permukaan fluktuatif.

"Tingkat aktivitas Gunung Karangetang saat ini level III atau siaga," ujarnya.

Dia berharap rekomendasi level III siaga Gunung Karangetang tetap diperhatikan masyarakat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk mewaspadai banjir material vulkanik di hilir sungai.

Badan Geologi pada 26 April 2023, menurunkan status Gunung Karangetang menjadi waspada level II setelah dinaikkan menjadi siaga pada 8 Februari 2023, tak berselang sebulan, tanggal 19 Mei 2023 statusnya kembali dinaikkan menjadi siaga level III.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Hasil Liga Europa: Bournemo...
Olahraga
Madura United Bersuka Cita ...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.