Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berpeluang Melemah Lanjutan

📅 Rabu, 21 Jun 2023, 09:56 WIB | Oleh:
Berpeluang Melemah Lanjutan Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi melanjutkan pelemahannya dalam perdagangan paruh pekan ini. Sentimen eksternal diperkirakan masih dominan dalam mempengaruhi pergerakan rupiah.

Ekonom Bank Mandiri Reny Eka Putri menilai rilis data inflasi di Amerika Serikat (AS) diperkirakan tak terlalu berpengaruh karena penurunannya relatif kecil. Karenanya, aliran modal asing keluar atau capital outflow diprediksi masih berlanjut sehingga dapat menekan rupiah.

Reny memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Rabu (20/6), bergerak di kisaran 14.990-15.095 rupiah per dollar AS.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dalam transaksi antarbank, Selasa (20/6), ditutup melemah sebesar 0,07 persen atau 10 poin dari sehari sebelumnya menjadi 15.004 rupiah per dollar AS.

Analis Pasar Mata Uang Lukman Leong menyatakan pelamahan rupiah tak mengancam ekonomi Indonesia. "Volatilitas nilai tukar yang harus dihindari, dan itu merupakan mandat BI (Bank Indonesia) menjaga stabilitas nilai tukar," ujar dia di Jakarta.

Menurut dia, Tiongkok yang menurunkan suku bunga pinjaman sebesar 10 bps tadi pagi dianggap oleh investor masih terlalu kecil. Karena itu, diharapkan penurunan lebih lanjut dan stimulus ekonomi yang lebih besar ke depannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

24 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
Olahraga
Formula 1: Antonelli Harus ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.