Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keracunan Massal, Puluhan ASN Kendari Muntah-muntah Usai Santap Soto Ayam

📅 Selasa, 20 Jun 2023, 09:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keracunan Massal, Puluhan ASN Kendari Muntah-muntah Usai Santap Soto Ayam Doc: ANTARA/Harianto
Ket. Sejumlah ASN di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara dibawa ke Puskesmas Puuwatu akibat diduga keracunan massal, di Kendari, Senin (19/6/2023).

KENDARI - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara menyatakan puluhan aparatur sipil negara (ASN) di daerah tersebut menjadi korban keracunan massal diduga usai menyantap soto ayam, dengan gejala pusing, mual hingga muntah.

"Untuk gejala-gejala dari para pasien ini mulai dari pusing, sakit perut, mual, muntah, mencret hingga lemas," kata Kepala Dinas Kesehatan Kendari Rahminingrum melalui telepon di Kendari, Senin (19/6) malam.

Dugaan keracunan menimpa puluhan ASN di Kota Kendari saat mengikuti kenaikan pangkat di Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian (BPSIP) yang terletak di jalan Prof. M. Yamin, Puuwatu, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari.

Dia menyampaikan bahwa para ASN dibawa ke Puskesmas Puuwatu karena mengalami keluhan pusing, mual dan muntah.

Selain dibawa ke puskesmas tersebut, sejumlah ASN lainnya yang diduga keracunan massal setelah mengkonsumsi soto ayam juga dibawa ke Klinik Sarlina Saf daerah itu.

Dengan adanya keluhan tersebut, jelas Rahminingrum, petugas kesehatan melakukan pemeriksaan dan penanganan dengan terapi pemberian cairan dan obat intravena.

"Laporan sementara yang dirawat di Puskesmas Puuwatu, kalau tidak salah 21 orang, kemudian yang di Klinik Sarlina Saf 10 orang," jelas Rahminingrum.

Sementara itu, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari, Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) saat ini menyelidiki penyebab dugaan keracunan massal membuat puluhan aparatur sipil negara (ASN) di Kota Kendari mengalami muntah dan pusing usai menyantap soto ayam.

Kasat Reskrim Polresta Kendari AKP Fitrayadi mengatakan pihaknya telah melakukan langkah-langkah penyelidikan dengan mengambil sampel makanan dan muntahan yang akan diperiksa di laboratorium forensik.

"Yang kami sita untuk diperiksa sekarang adalah makanan yang di konsumsi korban berupa air kuah soto ayam, lontong ayam dan muntahan korban," katanya.

Selain itu polisi juga telah bergerak cepat melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi mulai dari ASN yang menjadi korban keracunan, hingga pemilik "catering" tersebut.

"Makanan ini bersumber dari salah satucateringmakanan yang ada di Kota Kendari yang kita akan juga kembangkan dan diperiksa," jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.