PPIH petakan skema pergerakan jamaah jelang pelaksanaan puncak haji

Jumat, 16 Jun 2023, 23:55 WIB

Mekkah - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) memetakan skema pergerakan jamaah dan persiapan fasilitas seperti penambahan toilet, pemadatan pasir, dan pemasangan AC.di Masyair menjelang puncak ibadah haji.

Kabid Perlindungan Jamaah PPIH Arab Saudi Harun Ar Rashid mengatakan telah memetakan skema pergerakan dan persiapan fasilitas untuk jamaah saat pelaksanaan puncak haji yang dimulai pada tanggal 8 Dzulhijjah.

"Jamaah akan mulai bergerak pada 8 Dzulhijjah, namun sejak 6 Dzulhijjah tim pendahulu sudah berangkat untuk memastikan kesiapannya," ujar Harun di Arafah, Arab Saudi, Jumat.

Ia mengatakan jamaah akan diberangkatkan dari hotel ke Arafah pada tanggal 8 Dzulhijjah mulai pukul 07.00 Waktu Arab Saudi (WAS) hingga perkiraan selesai pukul 22.00 WAS.

Setelah bermalam, pada tanggal 9 Dzulhijjah jamaah akan melakukan wukuf di Arafah mulai waktu dzuhur pukul 12.00 WAS hingga sore.

Harun mengatakan akan ada 70 maktab mulai Jalan 902 hingga Jalan 910 dengan bilangan genap.

Satu maktab di Arafah dan Mina terdiri atas 7 kloter atau sekitar 3 ribu orang yang akan ditangani oleh 11adhocyang berisi 48-50 petugas.

Malam harinya, mulai pukul 19.30 WAS jamaah akan bergerak menuju Muzdalifah dan ditargetkan seluruh jamaah sudah di Muzdalifah paling lambat pukul 23.00 WAS.

"Petugasadhocakan menyisir setiap tenda jamaah hingga toilet dan bukit Jabal Rahmah untuk memastikan seluruh jamaah sudah terangkut ke Muzdalifah," katanya.

Semalam di Muzdalifah, jamaah akan digerakkan lagi ke Mina dan tanggal 10 Dzulhijjah sudah berada di Mina semuanya untuk mabit dan melempar jumrah selama 3 atau 4 malam.

Harun mengatakan ada dua pilihan bagi jamaah untuk melempar jumrah, jika mengambil nafar awal maka akan bermalam di Mina selama 3 malam dan jika mengambil nafar tsani akan mabit di Mina selama 4 malam.

Menurut dia, jarak dari Mina ke lokasi lempar jumrah sekitar 3-7 km.

"Kami mengimbau jamaah untuk memastikan kondisi kesehatannya, tidak perlu memaksakan karena untuk lempar jumrah bisa diwakilkan oleh jamaah lain yang sehat," katanya.

Harun juga mengingatkan jamaah saat di Arafah persediaan air cukup terbatas sehingga harus hemat air dan sabar mengantre di toilet.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Arif

Berita Terbaru

Tradisi Pasar Jajan, Kearifan Lokal Pekalongan Cermin Semangat Gotong Royong

Rantai Makanan Rusak, Harimau Terancam Masuk Permukiman dan Kehilangan Mangsa

Fantastis! Ribuan Robot Humanoid Bakal Adu Kemampuan di World Humanoid Robot Games

Piala Super Jerman Jatuh ke Tangan Muenchen

Hati-hati! Sindikat Pemalsuan Uang di Tangsel Hendak Edarkan ke Bank, Ini Modusnya

UMKM Tegal Punya Harapan Baru, OJK Perkuat Akses Pembiayaan

Awal yang Baik bagi Madrid Bersama Mourinho Usai Tundukkan Espanyol

Program-program Unggulan Gorontalo akan Menuju Laut

Banjarmasin 5 Abad, Festival Tari Jadi Cara Rawat Tradisi Banjar

NU Menegaskan akan Menolak Penggunaan Uang dalam Muktamar. Politik Uang Itu Moral Bobrok

Jangan Tertipu! BP3MI Sulsel Ingatkan Warga Pilih Jalur Resmi Kerja di Luar Negeri

Awal yang Cantik di Periode Kedua, Mourinho bawa Madrid Kalahkan Espanyol 2-1

Lima Mahasiswa UI Bikin Gebrakan di AS, Jadi Satu-satunya Tim S-1 di Program Geosains Dunia

Mandi di Pantai Tuturuga Berujung Petaka, 4 Orang Terseret Ombak

Niat Awal Ingin Inspeksi, GM Pelindo Maumere Justru Berjibaku Selamatkan Korban Gempa Jatuh ke Laut

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan Layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.