Berita Duka yang Mengagetkan, Jumlah Korban Tewas Tenggelamnya Kapal Migran di Yunani Capai 79

Jumat, 16 Jun 2023, 00:05 WIB

Athena - Berita duka yang mengagetkan, jumlah korban tewas akibat tenggelamnya kapal nelayan yang disesaki migran di lepas pantai barat daya Yunani mencapai 79 jiwa, menurut laporan media setempat pada Rabu.

Setidaknya 104 migran dapat diselamatkan, namun jumlah korban tewas ditakutkan meningkat karena orang-orang yang selamat mengatakan kapal itu membawa hingga 700 migran yang sebagian besar berasal dari Pakistan, Mesir, dan Suriah, menurut pemberitaan media Yunani ERT.

Beberapa korban selamat mengatakan bahwa banyak wanita dan anak-anak berada diantara penumpang kapal tenggelam itu. Penjaga Pantai Yunani mengatakan sangat sulit untuk menentukan jumlah migran yang berada di kapal itu.

Otoritas Yunani menyelidiki tiga penumpang yang selamat atas dugaan perdagangan manusia. Ketiga orang tersebut dinilai mencurigakan karena sikap mereka yang tenang setelah diselamatkan dan dibawa ke kota Kalamata.

Semua korban yang diselamatkan akan ditanyai sebagai bagian dari penyelidikan awal untuk menjelaskan penyebab tragedi tersebut, kata ERT.

Presiden Yunani Katerina Sakellaropoulou mengunjungi area di mana para migran yang diselamatkan sedang diurus.

Menanggapi tragedi itu, mantan Perdana Menteri dan pemimpin Partai Demokrasi Baru Kyriakos Mitsotakis mengatakan "kecelakaan itu menyoroti fakta paling dramatis bahwa isu migrasi masih menjadi masalah yang memerlukan sebuah kebijakan Eropa yang kohesif".

Mitsotakisjuga menyalahkan "jaringan kriminal hina yang memperdagangkan orang-orang yang putus asa."

Pemimpin oposisi utama partai SYRIZA, Alexis Tsipras, mengatakan: "Momen ini menuntut kita untuk mengutamakan kemanusiaan dan mendukung para penyintas kecelakaan kapal, sambil meningkatkan segala daya upaya untuk mencari mereka yang hilang".

Sementara pemimpin partai PASOK Nikor Androulakis menyerukan kerjasama lebih dekat antara Uni Eropa dan Yunani untuk mencegah insiden tragis tersebut terulang.

Kantor Perdana Menteri sementara Yunani Ioannis Sarmas mengumumkan waktu berduka nasional selama tiga hari bagi korban kecelakaan kapal itu.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Tim Gabungan Kendalikan Titik Api di TPSA Ciniru Kuningan

Iran Ancam Anggap Musuh Siapa Pun yang Ikut Blokade Ekonomi AS

Kanada Balas Tarif Trump, Siap Bidik Baja hingga Elektronik AS

Tragedi Shalat Jumat di Nigeria: Masjid Diserbu Geng Motor, 60 Jemaah Raib Diculik

Modus Baru, Penipu di Kamboja Jual Jasa 'Anti-Banned' untuk Kuras Data Medsos

Bangladesh Punya Presiden Baru Setelah Pemilu Sengit 35 Tahun Terakhir

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.