- Home
-
- Luar Negeri
-
- Lebanon Gagal Pilih Presid...
Lebanon Gagal Pilih Presiden Baru, Kedua Kandidat Tak Kantongi Mayoritas Suara
Kamis, 15 Jun 2023, 10:02 WIBBEIRUT - Parlemen Lebanon pada Rabu (14/6) gagal memilih presiden baru untuk negara republik itu dalam sidang ke-12 mereka dan karenanya hal itu menyebabkan Lebanon semakin terjerumus ke dalam ketidakpastian politik.
Dalam pemilihan presiden tersebut, perolehan suara Sleiman Frangieh, pemimpin Gerakan Marada yang didukung oleh dua partai Syiah Hizbullah dan Gerakan Amal, tertinggal dari pesaing utamanya Jihad Azour, mantan menteri keuangan yang didukung oleh dua partai Kristen terbesar di negara itu, yakni Gerakan Patriotik Bebas (Free Patriotic Movement) dan Pasukan Lebanon (Lebanese Forces).
Frangieh memperoleh 51 suara, sementara Azour 59 suara. Tak satu pun dari mereka mengantongi mayoritas dua pertiga suara atau total 86 suara dalam putaran pertama pemungutan suara, sedangkan putaran kedua tidak dilaksanakan akibat tidak tercapainya kuorum.
Lebanon dilanda krisis keuangan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Negara tersebut sangat perlu memilih presiden serta membentuk kabinet baru untuk mengimplementasikan reformasi yang diperlukan dan menempatkan negara itu pada jalur pemulihan.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Tangsel Jadi Tuan Rumah Porprov VII, Hotel Penuh, Kuliner Laris, Ekonomi Lokal Menggeliat
-
Ketum PBNU Tegaskan Khidmah NU Berlandaskan Qanun Asasi
-
Iklim Berubah, Ekonomi Harus Ikut Berubah: Bappenas Dorong Ekonomi Hijau
-
Bagas/Apriyani Ungkap Suka Duka Jadi Pasangan Ganda Baru, Apa Tantangannya?
-
Jakarta Sesak Polusi, Industri dan Kemacetan Jadi Biang Masalah
-
Pemkot Bogor Benahi Sistem Parkir
-
KM Nurul Salsa Tenggelam di Selayar: 46 Penumpang Selamat, 23 Masih Dicari Tim SAR
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.