Tangsel Jadi Tuan Rumah Porprov VII, Hotel Penuh, Kuliner Laris, Ekonomi Lokal Menggeliat

Selasa, 29 Sep 2026, 17:40 WIB

TANGERANG SELATAN – November 2026 masih beberapa pekan lagi, namun hitung mundur menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 telah berjalan. Di ruang rapat, gelanggang olahraga, kampus, hingga fasilitas milik swasta, persiapan terus dimatangkan untuk menyambut pesta olahraga terbesar di Banten tersebut.

Porprov VII dijadwalkan berlangsung pertengahan November 2026 di Kota Tangerang Selatan. Sebanyak 60 cabang olahraga akan dipertandingkan dengan melibatkan kontingen dari delapan kabupaten/kota se-Banten.

Ket. Foto: Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 akan digelar pertengahan November mendatang di Tangerang Selatan. Sebanyak 60 cabang olahraga akan dipertandingkan dengan melibatkan kontingen dari delapan kabupaten/kota se-Banten — Sumber: istimewa

Bagi Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan yang juga Ketua Umum Panitia Besar Porprov VII Banten, penyelenggaraan tidak cukup dipahami sebagai rangkaian pertandingan semata.

“Prinsipnya, sukses Porprov itu adalah sukses pelaksanaan dan sukses pertanggungjawaban,” kata Pilar, Selasa (29/9).

Menurut Pilar, ukuran kesiapan tuan rumah tidak hanya terlihat pada upacara pembukaan. Kota akan diuji melalui hal-hal yang menentukan: kemudahan akses atlet menuju arena, kelayakan venue, ketersediaan layanan kesehatan, pengamanan, hingga seberapa jauh masyarakat mengetahui perhelatan di kotanya.

Libatkan Satu Kota

Sejak awal, Panitia Besar Porprov tidak ingin pesta olahraga ini berhenti sebagai urusan pemerintah dan organisasi olahraga saja. Pemkot Tangsel, KONI Tangsel, dan KONI Provinsi Banten menjadi unsur utama, namun pelaku usaha, pengelola hotel, UMKM, institusi pendidikan, dunia kesehatan, hingga media ikut dilibatkan.

Pilar menyebut keterlibatan itu diperlukan agar Porprov menjadi hajat besar masyarakat Kota Tangerang Selatan.

Warga perlu mengetahui jadwal pertandingan, cabang olahraga yang dapat disaksikan, lokasi arena, dan akses menuju lokasi. Karena itu, sosialisasi menjadi pekerjaan yang mendapat perhatian besar.

Kick-off Porprov VII telah berlangsung beberapa bulan sebelumnya. Memasuki September hingga November, publikasi akan diperluas melalui media daring, surat kabar, media luar ruang, media sosial, dan berbagai saluran lainnya.

“Ayo kita hadir untuk meramaikan, untuk mendukung Porprov Banten ke-7 yang ada di Kota Tangerang Selatan,” ujar Pilar.

Penjuru Kota Jadi Arena

Karakter Tangerang Selatan membuat Porprov kali ini tidak bertumpu pada satu kawasan olahraga tunggal. Arena tersebar di berbagai wilayah. Fasilitas pemerintah digunakan berdampingan dengan sarana olahraga milik kampus, swasta, dan institusi lainnya.

Dengan demikian, selama Porprov berlangsung, arena sesungguhnya bukan hanya lapangan pertandingan. Jalan yang dilalui kontingen, hotel tempat atlet dan ofisial menginap, restoran, fasilitas kesehatan, hingga ruang publik akan ikut membentuk pengalaman mereka terhadap Tangerang Selatan.

Pilar melihat momentum tersebut sekaligus sebagai kesempatan memperkenalkan kota dengan pusat kuliner, hotel, dan kawasan perdagangannya kepada warga Banten dari daerah lain.

Karena itu, pekerjaan menjelang November menjadi sama pentingnya dengan pertandingan itu sendiri. Porprov VII memang baru dimulai ketika peluit pertama dibunyikan, tetapi bagi Tangerang Selatan, pesta olahraga itu sesungguhnya telah dimulai sejak kota bersiap menyambutnya.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.