- Home
-
- Luar Negeri
-
- Donald Trump Hadapi Sidang...
Donald Trump Hadapi Sidang Perdana Kasus Dokumen Rahasia di Miami
Selasa, 13 Jun 2023, 14:05 WIBMIAMI - Donald Trump akan menghadiri sidang di pengadilan untuk pertama kalinya pada Selasa (13/6) dalam kasus kriminal bersejarah yang melibatkan mantan presiden itu karena menimbun dokumen negara yang sangat rahasia.
AP News melaporkan, Trump mendekati tanggal sidang dengan keberanian yang khas, seperti yang biasa dia lakukan selama bertahun-tahun bersikeras tidak melakukan kesalahan dan mengklaim dianiaya untuk tujuan politik. Tetapi saat ini dia akan menjawab 37 tuduhan kejahatan sengaja menyimpan dokumen rahasia yang menurut jaksa penuntut dapat membahayakan keamanan nasional jika terungkap.
Bagi Trump, kasus ini sarat dengan implikasi politik. Saat ini dia memegang posisi dominan di proses awal pemilihan presiden 2024 dari Partai Republik. Tapi juga menimbulkan konsekuensi hukum yang mendalam mengingat kemungkinan hukuman penjara bertahun-tahun. Bahkan untuk seorang Trump yang kehidupan pasca-kepresidenannya didominasi oleh penyelidikan, penyelidikan dokumen-dokumen itu menonjol karena banyaknya bukti yang dikumpulkan jaksa dan beratnya tuduhan.
Kasus Trump juga merupakan momen menentukan bagi Departemen Kehakiman yang hingga minggu lalu belum pernah mengajukan tuntutan terhadap mantan presiden. Jaksa Agung Merrick Garland, orang yang diangkat Presiden Joe Biden, berusaha melindungi Departemen Kehakiman dari serangan politik dengan menyerahkan kasus tahun lalu kepada penasihat khusus Jack Smith, yang pada Jumat menyatakan, "Kami memiliki satu set undang-undang di negara ini, dan itu berlaku untuk semua orang".
Tuntutan tersebut, meskipun sebagian besar bersifat prosedural, merupakan yang terbaru yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk Trump. Ia menghadapi dakwaan lain di New York atas kasus suap saat kampanye presiden 2016 serta penyelidikan yang sedang berlangsung di Washington dan Atlanta terkait upaya membatalkan hasil pemilu 2020.
Trump berusaha memproyeksikan kepercayaan diri dalam menghadapi bahaya hukum yang jelas, menyerang Smith, berjanji untuk tetap dalam pilpres, menjadwalkan pidato dan penggalangan dana untuk Selasa malam di klub golf Bedminster, New Jersey.
"Mereka menggunakan ini karena mereka tidak bisa memenangkan pemilihan secara adil dan jujur," kata Trump Senin (12/6) dalam sebuah wawancara dengan Americano Media.
Penampilannya di pengadilan juga berpotensi menimbulkan protes dan kerusuhan. Beberapa pendukung menggunakan retorika untuk menyuarakan dukungan. Trump sendiri mendorong para pendukungnya untuk bergabung dalam protes yang direncanakan pada hari Selasa di gedung pengadilan Miami, di mana dia diharapkan menyerahkan diri kepada pihak berwenang.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan
-
Trump akan Bicara dengan Pemimpin Taiwan Pasca Kunjungan ke Beijing
-
Trump Ancam Naikkan Tarif Jika Inggris Tak Hapus Pajak Layanan Digital
-
Trump akan Tampil di Paspor Edisi Terbatas Ulang Tahun AS ke-250
-
Trump Ingin Tiongkok Belanja Lebih Banyak Energi dari AS
-
Trump dan Xi Jinping Gelar Pertemuan di Beijing
-
Trump Minta Juru Runding AS Tidak Terburu-buru Capai Kesepakatan dengan Iran
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.