Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semoga Bisa Juara, Ginting Melaju ke Final Singapore Open karena Kunlavut Cedera

📅 Minggu, 11 Jun 2023, 00:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga Bisa Juara, Ginting Melaju ke Final Singapore Open karena Kunlavut Cedera Doc: ANTARA/M Risyal Hidayat
Ket. Anthony Sinisuka Ginting.

Jakarta - Semoga bisa juara. Langkah tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting pada turnamen Singapore Open 2023 terus terjaga hingga babak final, setelah Kunlavut Vitidsarn yang menjadi lawannya pada semifinal mundur akibat cedera, Sabtu.

Meski akhirnya melaju ke partai puncak turnamen BWF Super 750 itu,Ginting dipaksa berjuang hingga tiga gimsebelum Kunlavut mengeluh sakit pada lengan kanannya ketiga gim ketiga baru berjalan delapan menit.

Dalam pertandingan tersebut, Gintingdan Kunlavut langsung bersaing ketat sejak awal gim pertama. Kedua pemain saling berusaha menekan agar tidak di bawah kendali lawan dan kehilangan poin.

Ginting yang sempat tertinggal 0-2 pada awal permainan, berusaha mengejar poin demi poin. Upayanya baru membuahkan hasil ketika ia mendapat tiga poin beruntun dan mengubah kedudukan menjadi unggul 8-6 atas Kunlavut.

Meski begitu, Ginting tak bisa bernafas lega ketika memimpin. Pebulu tangkis peringkat tiga dunia asal Thailand itu terus membayangi poin Ginting.

Klimaksnya terjadi saat skor imbang 11-11, danKunlavut mampu mencuri tiga poin berturut-turut menjadi 11-14.

Ginting tetap sabar dan fokus, ia terus konsisten memainkan reli-reli yang diselingi pukulan menyilang dan tipuan yang menjadi keahliannya.

Ginting sempat mengejar dan menyamakan kedudukan menjadi 16-16 berkat perolehan empat poin berurutan. Sayangnya Kunlavut membalas dengan merebut tiga poin beruntun menjadi 16-19.

Tak mau ketinggalan, Ginting pun membalas dengan tiga poin beruntun hingga imbang 19-19. Ginting tetap sabar meski berada dalam poin kritis, tapipertahanan Kunlavutterlalu alot sehingga bisa merebut kemenangan gim pertama dengan skor 19-21.

Gim kedua menjadi momentum Ginting bangkit dari kekalahan di gim pertama. Setelah berganti posisi lapangan, serangan Ginting menjadi lebih dominan.

Smes menyilang dan permainan nettingnya menjadi teknik yang efektif untuk memenuhi pundi poin wakil Indonesia itu. Bahkan Ginting terus melaju meninggalkan lawannya tanpa ada bayang-bayang sebagaimana gim pertama.

Ginting akhirnya sukses menyamakan skor gim menjadi 1-1 dengan skor 21-11 pada gim kedua.

Hal tak terduga justru terjadi pada gim penentu. Saat gim baru dimainkan dalam delapan menit, Kunlavut menyatakan mundur akibat merasa sakit pada lengan kanannya.

Kunlavut pertama kali meminta bantuan medis untuk memeriksa lengannya saat ia tertinggal 4-1 dari Ginting. Setelahnya gim kembali dimainkan.

Namun saat Ginting baru menambah dua poin, tiba-tiba Kunlavut mendatangi umpire dan menyatakan mundur akibat kendala medis tersebut. Dengan keputusan tersebut, maka Ginting menuntaskan pertandingan babak empat besar dengan skor akhir 19-21, 21-11, 6-1.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.