Mantap, Indonesia Tuan Rumah Pertemuan Pakar Antariksa Asia-Pasifik
Kamis, 08 Jun 2023, 00:12 WIBJakarta - Mantap, Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan internasional ke-29 para pakar antariksa di kawasan Asia-Pasifik, yang akan diselenggarakan di Jakarta pada 19-22 September.
Kepastian itu disampaikanWakil Kepala Perwakilan RI di WinaA. Alfiano Tamalasaat memberikan pernyataan umum pemerintah Indonesia pada sidang ke-66 Komite Antariksa Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNCOPUOS), menurut keterangan KBRI Wina, Rabu.
Sidang itu sendiri berlangsung di Wina, Austria, pada Senin (5/6).
Pertemuan para pakar antariksa di kawasan Asia-Pasifik tersebut mengambil tema "Accelerating Space Economies through Regional Partnership" atau Percepatan Ekonomi Antariksa melalui Kemitraan Regional.
Pertemuan itu akan diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), yang bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga dan Teknologi (MEXT) Jepang, dan Badan Eksplorasi Dirgantara Jepang(JAXA).
JAXAadalah badan antariksa nasional Jepang.
Alfiano mengatakan Indonesia pada Februari telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2023 tentang Penguasaan Teknologi Antariksa.
Regulasi tersebut memiliki lingkup materi pengaturan penguasaan dan perlindungan teknologi keantariksaan, standar dan prosedur keamanan, keselamatan dalam penguasaan teknologi keantariksaan, serta peran serta masyarakat dalam penguasaan teknologi keantariksaan.
Sidang Komite UNCOPUOS merupakan forum tertinggi pengambil keputusan hasil laporan Sub-Komite Sains dan Teknologi (Scientific and Technical Subcommittee/STSC) dan Sub-Komite Hukum (Legal Subcommittee/LSC).
Laporan Komite UNCOPUOS selanjutnya akan disampaikan kepada Sidang Majelis Umum PBB.
Pada sidang Komite UNCOPUOS kali ini, pemerintah Indonesia juga menyampaikan laporan mengenai rangkaian kegiatan internasional di bidang antariksa.
Indonesia juga kembali menyampaikan pandangannya soal perlunya pengaturansui generismengenaiGeo-Stationary Orbit(GSO), kepastian terkait definisi dan batasan antara ruang udara dan ruang antariksa, dan mendorong kerja sama internasional dalam mencapaiSpace2030 Agenda.
Space2030 Agenda merupakan suatu agenda yang membahas upaya negara-negara di dunia dalam memanfaatkan teknologi dan aplikasi dari antariksa untuk memenuhi targetSustainable Development Agenda 2030.
Pada sidang komite tersebut, Indonesia juga secara khusus menekankan perlunya kerja sama teknis di bidang peningkatan sumber daya manusia dalam penggunaan teknologi antariksa bagi keperluan damai seperti di bidang kesehatan, telekomunikasi, cuaca, dan perubahan iklim.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kedatangan KRI Prabu Siliwangi-321
-
Arus Mudik 2026 Naik Tajam, 10 Juta Penumpang Gunakan Transportasi Umum
-
Pasca Lebaran, Sekretariat DPRD DKI Jakarta Gelar Cek Kesehatan Gratis Bagi Pegawai
-
Penyeberangan Ketapang Siapkan Skenario Arus Balik
-
Kakorlantas Ucapkan Belasungkawa bagi Personel Gugur saat Operasi Ketupat 2026
-
Update Banjir Jakarta: Cek Daftar 143 RT dan 16 Ruas Jalan Tergenang Versi BPBD DKI
-
Respons Situasi di Timur Tengah, KBRI Abu Dhabi Tetapkan Siaga III
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.