Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Kerupuk Emping Melinjo Andalan Ekonomi Warga Lebak Banten

📅 Selasa, 06 Jun 2023, 06:14 WIB | Oleh: Tim Penulis

Saat ini, produksi kerupuk emping melinjo miliknya bisa mencapai 500 kuintal per pekan, dan dijual ke penampung Rp60 ribu/kg.

Produksi kerupuk emping melinjonya juga dipasok ke beberapa daerah, seperti DKI Jakarta, Jawa Barat hingga Jawa Tengah.

"Kamibisa menghasilkan pendapatan Rp30 juta per pekan dan bisa menumbuhkan ekonomi masyarakat setempat," katanya pula.

Awa (45), seorang pemilik Toko Najwa yang menjual aneka makanan tradisional di Jalan Sunan Bonang Rangkasbitung, Kabupaten Lebak mengaku selama ini permintaan kerupuk emping melinjo meningkat hingga terjual 200 kuintal per pekan, dengan harga Rp70 ribu/kg, sehingga menghasilkan omzet Rp14 juta dari sebelumnya Rp5 juta.

Apalagi, liburan panjang pada pekan kemarin banyak wisatawan datang ke sini untuk membeli buah tangan atau oleh-oleh.

"Kami merasa kewalahan melayani permintaan wisatawan cukup banyak membeli kerupuk emping melinjo," kata Awa.

Kepala Bidang UMKM pada Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak Abdul Waseh mengatakan pemerintah daerah membantu peningkatan mutu dan kualitas produksi emping melinjo danpromosi pemasarannya, guna mendorong pertumbuhan pendapatan ekonomi masyarakat.

Saat ini, perajin kerupuk emping melinjo di Kabupaten Lebak di atas 2.000 unit usaha, tersebar di Kecamatan Warunggunung, Banjarsari, Cibadak, Cikulur, dan Cileles.

Para perajin kerupuk emping berkembang di daerah ini, karena terdapat bahan baku pertanian melinjo. Bila sedang tidak panen, bisa mendatangkan dari Pandeglang dan Semarang, Jawa Tengah.

"Kami meyakini perguliran ekonomi dari hasil penjualan kerupuk emping melinjo bisa mencapai miliaran rupiah dan bisa mengatasi kemiskinan dan pengangguran," kata Wasehpula.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.