Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terobosan Kreatif, Lapas Sukamara Berdayakan Warga Binaan Dukung Ketahanan Pangan Daerah

📅 Selasa, 06 Jun 2023, 06:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Terobosan Kreatif, Lapas Sukamara Berdayakan Warga Binaan Dukung Ketahanan Pangan Daerah Doc: ANTARA/HO-Lapas Sukamara
Ket. Lapas Kelas III Sukamara panen cabai, di Sukamara, Senin, (5/6/2023).

Sukamara - Terobosan kreatif. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Sukamara, Kalimantan Tengah memberdayakan warga binaan untuk mengembangkan bidang pertanian dan perkebunan pada areal lahan yang dimiliki, untuk berpartisipasi mendukung ketahanan pangan daerah.

"Kami terus tingkatkan dengan memberdayakan warga binaan dan petugas lapas. Hasilnya sangat memuaskan, sebelumnya berhasil panen jagung dan mentimun, kali ini kami panen cabai," kata Kepala Subseksi Pembinaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Sukamara, Zulkifli di Sukamara, Selasa.

Jika sebelumnya Lapas Sukamara berhasil memanen jagung hibrida yang mencapai sebanyak 40 kilogram, maka kali ini pihaknya mampu menghasilkan salah satu komoditas pangan strategis yakni cabai hingga mencapai 70 kilogram.

Pihaknya berharap agar hasil panen tersebut bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan pangan di dalam lapas, tetapi juga berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Oleh karenanya sebagian hasil panen akan dijual untuk membantu memenuhi kebutuhan atau permintaan pasar.

"Hal ini juga merupakan sebuah bukti nyata, dimana pembinaan kemandirian berdampak positif kepada warga binaan dan mampu memenuhi ketersediaan pangan masyarakat," jelasnya.

Kegiatan ini merupakan hasil dari kegiatan pelatihan kemandirian terhadap warga binaan, meliputi keterampilan dan pemahaman pada bidang pertanian maupun perkebunan.

Warga binaan selama ini diberi pelatihan dan bimbingan secara komprehensif mengenai teknik bertanam, pemeliharaan tanaman, hingga pengolahan lahan.

"Kami ingin memberi kesempatan kepada warga binaan untuk belajar dan berkontribusi khususnya di sektor pertanian, dengan memberikan mereka keterampilan baru. Kami berharap mereka bisa memiliki penghidupan yang lebih baik setelah bebas nanti," tuturnya.

Zulkifli menjelaskan, dalam mempertahankan produktivitas cabai yang dihasilkan, pihaknya juga dengan rutin melakukan pemupukan secara berkala.

Sebab, pemupukan memiliki peranan yang sangat penting dalam keberhasilan produksi tanaman dan penyeimbang ketersediaan unsur-unsur di dalam tanah yang diperlukan salah satunya oleh tanaman cabai.

"Pemupukan tanaman cabai bertujuan meningkatkan kesuburan daun dan batang, dengan memberi unsur hara ke dalam tanah guna memenuhi kebutuhan nutrisi yang diperlukan tanaman, sehingga dapat tumbuh, berkembang dan berproduksi dengan baik," tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.