Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kelola Sampah Berkelanjutan, KLHK Terapkan Praktik Ekonomi Sirkular

📅 Senin, 05 Jun 2023, 12:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kelola Sampah Berkelanjutan, KLHK Terapkan Praktik Ekonomi Sirkular Doc: ANTARA/Kementerian LHK
Ket. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar.

JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menerapkan praktik ekonomi sirkular sebagai strategi untuk mengelola sampah secara berkelanjutan.
Menteri LHK Siti Nurbaya di Jakarta, Senin (5/6), mengatakan praktik ekonomi sirkular tidak sekadar daur ulang sampah.

"Ekonomi sirkular adalah konsep memaksimalkan nilai penggunaan suatu produk dan komponennya secara berulang, sehingga tidak ada sumber daya yang terbuang," ujarnya.

Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional milik Kementerian LHK, pada 2022Indonesia menghasilkan sekitar 68,5 juta ton sampah dengan sekitar 18,5 persen di antara volume sampah tersebut berupa sampah plastik.

Ia menuturkan pergeseran pola hidup dan pola konsumsi masyarakat Indonesia, terkhusus penggunaan plastik sekali pakai, memberikan adil besar terhadap tumpukan sampah plastik.

Dinamika dan inisiatif di berbagai daerah melalui gerakan-gerakan untuk mengurangi sampah plastik, katanya, terus tumbuh di tengah masyarakat.

Dalam konteks pengelolaan sampah, imbuhnya, praktik ekonomi sirkular bisa diwujudkan melalui praktik pengurangan sampah, desain ulang, penggunaan kembali, produksi ulang, dan daur ulang secara langsung. Praktik itu dapat dicapai melalui transfer teknologi dan penerapan model bisnis baru.

"Ekonomi sirkular pada tingkatan produsen telah dimulai dengan menerapkan tanggung jawab produsen yang diperluas atauextended producer responsibility(EPR)," kata Menteri Siti.

Hingga Desember 2022, Kementerian LHK mencatat 15 produsen telah menerapkan EPRdengan jumlah sampah terkurangi 1.145 ton.

Saat ini, pemerintah melakukan pendampingan teknis peta jalan pengurangan sampah terhadap 353 produsen di Indonesia.

Ia mengungkapkan potensi ekonomi sirkular juga ada pada tingkatan masyarakat, yaitu 14.457 bank sampah yang memiliki jumlah nasabah 403.197 orang dengan sampah terkelola rata-rata 460.554 ton per tahun.

"Nilai ekonomi pada tingkatan ini diperkirakan mencapai Rp5,1 miliar," katanya.
Pada tingkatan industri, jumlah sampah yang terkelola, semisal pada 36 tempat pengelolaan sampah terpadu mencapai 27.886 ton, 75 rumah kompos 16.105 ton, dan 22 pusat daur ulang mencapai 18.689 ton per hari.

Sampah yang terkelola dengan jumlah yang besar juga terdapat pada suatu fasilitas RDF dengan jumlah kelola sampah 50.804 ton, dua fasilitas ITF mampu mengelola sampah hingga 6.036 ton, dan 282 tempat pengelolaan sampah 3R sebanyak 87.574 ton.

Pada sektor informal, Kementerian LHK memperkirakan pekerja yang mencari dan mengumpulkan sampah dapat mengelola 10-20 kilogram per hari per orang, sedangkanpada tingkat pengepul bisa mengelola sampah 200-700 kilogram per hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.