Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hingga 2.000 Meter, Jarak Luncur Guguran Lava Karangetang

📅 Senin, 05 Jun 2023, 20:20 WIB | Oleh:
Hingga 2.000 Meter, Jarak Luncur Guguran Lava Karangetang Doc: ANTARA/HO-PVMBG
Ket. Pos Pengamatan Gunung Api Karangetang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara (Sulut) mengamati jarak luncur guguran lava maksimal mencapai 2.000 meter pada periode pengamatan pukul 12.00-18.00 WITA.

MANADO - Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Karangetang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara (Sulut) mengamati jarak luncur guguran lava maksimal mencapai 2.000 meter pada periode pengamatan pukul 12.00-18.00 Wita.

"Secara visual, guguran lava yang mengarah ke Kali Batuawang dan kali Kahetang lebih kurang 1.000-2.000 meter," sebut Ketua Pos Pengamatan Gunung Api Karangetang, Yudia P Tatipang di Manado, Senin.

Sesekali juga, luncuran guguran lava mengarak ke Kali Batang, Kali Timbelang dan Kali Beha Barat kira-kira 1.000-1.200 meter.

Pos PGA Karangetang juga mencatat sebanyak 82 kali gempa guguran dengan amplitudo antara lima hingga 45 milimeter dengan durasi antara 47-285 detik.

"Gempa guguran masih tinggi dengan tingkat aktivitas vulkanik berada pada level III siaga," katanya.

Yudia berharap beberapa rekomendasi terkait dengan status siaga Gunung Karangetang mendapatkan perhatian dari warga yang ada di lereng gunung tersebut.

Masyarakat, pengunjung, wisatawan diharapkan tidak mendekati, tidak melakukan pendakian dan tidak beraktivitas di dalam zona prakiraan bahaya yaitu radius 2,5 kilometer dari puncak kawah dua dan kawah utama serta area perluasan sektoral ke arah barat daya, selatan, tenggara sejauh 3,5 kilometer.

Mewaspadai guguran lava dan awan panas guguran yang dapat terjadi sewaktu-waktu dari penumpukan material lava sebelumnya karena kondisinya belum stabil dan mudah runtuh, terutama ke sektor selatan, tenggara, barat dan barat daya.

Dia juga berharap masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai-sungai yang berhulu dari puncak Gunung Karangetang agar meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi ancaman lahar hujan dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga ke pantai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Minggu Bakal Diguyur Hujan,...
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.