Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Formula-Forwala untuk Jaga Kerukunan Antarumat

📅 Sabtu, 03 Jun 2023, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Formula-Forwala untuk  Jaga Kerukunan Antarumat Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Pertemuan pengurus forum pemuda lintas agama dan forum wanita lintas agama Kabupaten Bekasi, Jawa Barat membahas konsep dan program organisasi usai dibentuk.

BEKASI - Forum Pemuda Lintas Agama (Formula) dan Forum Wanita Lintas Agama (Forwala) dibangun untuk menjaga kerukunan antarumat. Dua lembaga ini dibangun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi.

"Formula dan Forwala resmi dibentuk untuk meningkatkan kerukunan antarumat beragama. Organisasi ini di bawah naungan Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Bekasi," kata Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bekasi, Asnawi, Jumat (2/6).

Dia mengatakan pembentukan forum bertujuan untuk mengoptimalkan harmonisasi masyarakat lintas agama. Harapannya, mampu menjadi perekat hubungan sekaligus penjaga kerukunan.

Menurut Asnawi, watak dasar masyarakat Kabupaten Bekasi sudah memiliki wawasan kebangsaan yang baik dan cenderung mempertahankan nilai silaturahmi. Karena itu, wadah tersebut diyakini bisa menjaga watak dasar masyarakat tadi.

"Watak ketiga, mampu menjaga kearifan lokal, kemudian antikekerasan. Terpenting lagi pemuda ikut membangun dan mempertahankan watak tersebut. Karena itu, saya sangat mendukung pendirian forum pemuda lintas agama dan wanitanya," ucap Asnawi.

Wakil Ketua FKUB Kabupaten Bekasi, KH Mubarok Nuri, mengatakan Formula dan Forwala dibentuk dengan tujuan menciptakan situasi kondusifantarumat beragama. Ini akan sekaligus meringankan tugas FKUB.

"Harus menjaga kerukunan, tidak hanya menciptakan, tapi menjaga. Sedari dulu Kabupaten Bekasi sangat kondusif, meskipun ada persoalan sedikit, tetapi bisa langsung diselesaikan," katanya.

Sementara itu,Kepala Bidang Ekonomi, Sosial, dan Budaya pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bekasi, Wawan Dirwanto, menuturkan Kesbangpol adalah mitra FKUB yang paling depan dalam menjaga kerukunan masyarakat.

"Sejatinya ibarat pemadam kebakaran, ketika menemui kasus gesekan di Kabupaten Bekasi, FKUB dan Kesbangpol paling depan menyelesaikannya," katanya.

Menurut Asnawi, melalui musyawarah mufakat, Ketua Mandataris Formula dijabat Septadiansyahdan Ketua Forwalaterpilih Sri Sugiharti. "Semoga bisa segera memiliki konsep dan program nyata untuk membantu tugas pemerintah daerah," jelasnya.

Masyarakat mengharapkan Bekasi dapat menjadi percontohan memperlakukan umat beragama tidak pilih-pilih karena semua adalah warga Kabupaten Bekasi. Warga berharap, jangan ada umat tertentu yang ditekan. Pemerintah Kabupaten Bekasi harus tegas bila ada masyarakat yang mengintimidasi dan menghalang-halangi pembangunan tempat ibadah yang telah berizin.

Tegas dan sama memperlakukan semua umat beragama menjadi kunci keadilan. Begitu ada perlakuan tidak adil, pemkab akan menjadi memihak dan menjadi pemantik ketidakrukunan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.