Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BKKBN Ajak Jadikan Lansia Lebih Bermartabat

📅 Rabu, 31 Mei 2023, 01:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
BKKBN Ajak Jadikan Lansia Lebih Bermartabat Doc: istimewa
Ket. Kepala BKKBN Hasto Wardoyo

JAKARTA - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengajak semua pihak untuk merayakan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2023 pada 29 Mei dengan menjadikan lansia sebagai manusia yang lebih bermartabat.

"Seiring meningkatnya usia harapan hidup, maka terbuka potensi para lansia diberdayakan sebagai bonus demografi, meningkatnya angka usia harapan hidup yang mencapai 74 tahun atau di atas rata-rata nasional, seperti lansia di DI Yogyakarta, sudah seharusnya dioptimalkan," kata Kepala BKKBN Hasto Wardoyo dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (30/5).

Dalam puncak peringatan HLUN 2023 ke-27 di DI Yogyakarta, Minggu (28/5), Hasto menekankan keluarga maupun generasi muda sangat berperan dalam proses pembentukan lansia yang bermartabat.

Setiap pihak tersebut, lanjutnya, bisa mendorong lansia hidup lebih produktif dan berguna bagi keluarga ataupun masyarakat dengan pemberian kesempatan berpartisipasi dalam kehidupan keluarga, seperti mengikuti kegiatan sosial kemasyarakatan dan keagamaan, mendapatkan penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak-hak lansia.

Adanya dukungan positif dari keluarga, dapat membentuk lansia yang kini jumlahnya semakin banyak di Indonesia menjadi sosok yang tangguh, sehat, dan tetap produktif, atau bahkan bisa diberdayakan sebagai bonus demografi.

"Kita kebanjiran usia tua, kalau yang menopang di usia muda itu stunting, ini akan berat sekali. Oleh karenanya jangan sampai muncul generasi stunting. Generasi harus berkualitas supaya besok bisa mengurus orang tua-orang tua yang sehat," ujarnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022, dalam 10 tahun terakhir persentase lansia meningkat dari 7,57 persen pada 2012 dan menjadi 10,48 persen pada 2022.

Angka tersebut diproyeksikan mengalami peningkatan hingga mencapai 19,9 persen pada 2045. Menurut jenis kelamin, lansia perempuan ada 51,81 persen dan laki-laki 48,19 persen, dengan penyebaran lebih tinggi di perkotaan daripada perdesaan.

Terkait dengan kesehatan lansia, sebanyak 42,09 persen lansia pernah mengalami keluhan kesehatan dalam sebulan terakhir. 20,71 persen diantaranya terganggu aktivitas sehari-hari atau sakit. Selanjutnya, angka kesakitan lansia penyandang disabilitas 34,60 persen atau hampir dua kali lebih besar dibandingkan lansia non-disabilitas yang 18,82 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Nusron Wahid Dua Kali Mangk...
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.