BRIN Gandeng BRGM Lakukan TMC Hujan Buatan Kedua

Senin, 22 Mei 2023, 21:39 WIB

PEKANBARU - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bekerja sama dengan Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) kembali melakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di Provinsi Riau setelah sempat beberapa bulan dihentikan.

"Setelah sempat dihentikan, kini pemerintah pusat kembali melakukan operasi hujan buatan (TMC) di wilayah Provinsi Riau dan TMC menyamai garam di awan potensial yang diharapkan bisa membantu curah hujan di Riau," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau M Edy Afrizaldalam keterangannya di Pekanbaru, Senin.

Ia mengharapkan hujan buatan ini bisa membantu proses pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta membasahi lahan gambut di Riau agar terhindar dari kebakaran lahan.

Sebab katanya saat ini Provinsi Riau sedang dilanda musim kemarau yang cukup panas dan kering. Ia bersyukur Riau mendapat dapat bantuan TMC kembali untuk tahap kedua dan operasi hujan buatan tersebut sudah dimulai beberapa hari.

"Terima kasih kepada BRGM dan BRIN yang telah melaksanakan TMC periode kedua ini. Karena secara umum, lahan gambut di Riau relatif kering. Pada musim hujan sudah ada kejadian lahan gambut yang terbakar dan hujan yang terjadi beberapa hari masih belum cukup untuk memadamkan api secara sempurna," katanya.

Karena itu pihaknya berharap agar kegiatan TMC kolaborasi BRIN dan BRGM yang akan dilaksanakan selama 11 hari itu perlu diprioritaskan pada daerah pesisir timur yang didominasi lahan gambut.

Ia menjelaskan pesisir timur Riau berbatasan langsung dengan negara tetangga sehingga kemunculan titik api atau bahkan kabut asap di daerah prioritas akan berpotensi menimbulkan sebaran asap ke negara tetangga.

Sebelumnya BNPB juga telah melaksanakan operasi TMC di Provinsi Riau selama 20 hari dari 9 April-8 Mei 2023.

Sejumlah wilayah yang sempat dilanda Karhutla seperti di Sinaboi Rokan Hilir, di Pelintung dan Sungai Sembilan Dumai serta di Rupat dilaporkan sudah padam hanya tersisa di Teluk Makmur Dumai masih pendinginan.

"Sebelumnya Karhutla juga sempat di temukan di wilayah Tapung Kampar. Namun sudah berhasil di padamkan petugas. Masyarakat diimbau agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Tidak boleh sembarangan membuang puntung rokok yang masih menyala bara api. Apalagi saat berada di kebun, tanah kosong atau di hutan," katanya.

Masyarakat yang hobi memancing ikan dan membakar ikan atau api unggun, maka harus hati-hati dan pastikan api sudah padam semua baru ditinggalkan pulang dan jangan ditinggal begitu saja karena berpotensi kebakaran lahan.

"Masyarakat agar segera melaporkan kepada petugas dan aparat setempat yang terdekat jika di daerah mereka ditemukan kebakaran hutan dan lahan. Tujuannya supaya api bisa segera ditangani dan dipadamkan dengan segera. Sebab jika sudah meluas api akan sulit dipadamkan," katanya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Film “Pangku” Raih Tiga Penghargaan Terpuji di Ajang Festival Film Bandung

De Zerbi Minta Maaf atas Kekalahan Tottenham dari Brentford

IKM Fesyen & Kriya Tumbuh 2x Lipat! Kemenperin Genjot Digital Biar Naik Kelas

Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Kemenpar Siagakan Poltekpar Lombok

Tabrakan Beruntun di Tol Senayan, Dua Orang Alami Luka-luka

Dinas Pertanian Kabupaten Lebak: Panen Durian dan Manggis Serap Ribuan Tenaga Kerja 

Belajar Bisnis dari Kisah Yohanes Membangun PepperJo

Libur Panjang Bikin Stasiun Jakarta Padat, 38.842 Penumpang Berangkat Naik Kereta

Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan

Kerajinan Badui Banjir Pesanan di Bazar Harkop Harnas, UMKM Lokal Raup Omzet

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.