Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bangka Tengah kembangkan kepiting bakau di seluruh desa pesisir

📅 Minggu, 21 Mei 2023, 21:16 WIB | Oleh:
Bangka Tengah kembangkan kepiting bakau di seluruh desa pesisir Doc: ANTARA/Ahmadi
Ket. Kepala Dinas Perikanan Bangka Tengah Imam Soehadi.

BABEL - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengembangkan kepiting bakau sistem crab boxdi seluruh desa pesisir.

"Saat ini pembudidayaan kepiting bakau sistem apartemen (crab box) sudah dikembangkan di tiga desa pesisir, target kami seluruh desa pesisir," kata Kepala Dinas Perikanan Bangka Tengah Imam Soehadi di Koba, Kepulauan Bangka Belitung, Minggu.

Ia menjelaskankepiting bakau sudah berhasil dikembangkan di tiga desa yaitu Desa Guntung, Kurau Barat dan Desa Kurau Timur.

"Pembudidayaan kepiting bakau di tiga desa ini tergolong berhasil, bahkan budi daya kepiting bakau di Desa Guntung kita jadikan percontohan," kata Imam.

Ia mengatakanpembudidayaan kepiting bakau sistemcrab boxdi Desa Guntung menjadi percontohan dan di bawah pembinaan langsung dari UPTD Dinas Perikanan Bangka Tengah.

"Pembudidayaan kepiting bakau di Desa Guntung bisa menjadi percontohan dan tempat belajar bagi para pembudidaya yang ingin mengembangkan usaha yang sama," ujarnya.

Imam mengatakanlima dari enam kecamatan di Bangka Tengah merupakan kawasan pesisir yang memiliki potensi untuk pengembangan usaha kepiting bakau.

"Keinginan para nelayan untuk mengembangkan usaha budi daya kepiting bakau sudah tinggi karena karena memiliki prospek ekonomi dan menjadi sumber pemasukan bagi nelayan pada saat musim paceklik melaut," ujarnya.

Imam mengatakan bahwacrab boxapartemen ini sangat menguntungkan bagi petambak kepiting bakau, karena hanya dalam waktu dua pekan sudah bisa panen dengan berat yang cukup memuaskan yaitu 3 hingga 4 ons per ekor.

"Jadi sistem ini adalah penggemukan kepiting bakau, cukup dalam tempo 15 hari kepiting mampu di besarkan dengan bobot yang signifikan," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.