Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bogor Lanjutkan Imunisasi Polio

📅 Sabtu, 20 Mei 2023, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bogor Lanjutkan Imunisasi Polio Doc: ANTARA/HO/Pemkot Bogor
Ket. Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto (kanan) saat meneteskan vaksin Polio kepada seorang waraganya.

BOGOR - Untuk mencegah merebaknya penyakit polio pada anak-anak, Dinas Kesehatan Kota Bogor segera melaksanakan imunisasi kedua untuk polio. Sub-Pekan Imunisasi Nasional (Sub-PIN) Polio putaran kedua berjalan 22-29 Mei untuk bayi usia 0-59 bulan. Informasi ini disampaikan Kepala Dinkes Kota Bogor, Sri Nowo Retno, Jumat (19/5).

Dia menyampaikan dalam putaran pertama telah diberi vaksin nOVP2 kepada 79.287 sasaran atau 93,3 persen. Berdasarkan arahan Dinas Kesehatan Jawa Barat untuk kabupaten/kota mencapai target minimal sekitar 95 persen. Pemkot Bogor pun menjemput bola pada tanggal 12-17 Mei dan mendapatkan capaian menjadi 80.030 anak atau 94,2 persen.

Dalam pelaksanaan Sub-PIN Polio putaran kedua, kata Sri Nowo Retno, sasaran Kota Bogor adalah anak usia 0-59 bulan sebanyak 84.983 dengan pencapaian target sekurang-kurangnya 95 persen. Petugas akan identifikasi sasaran yang telah mendapat dosis pertama dan memastikan seluruh anak tersebut mendapat dosis kedua putaran kedua ini dengan interval minimal 4 pekan.

"Sasaran yang belum mendapat dosis pertama serta bayi yang baru lahir saat pelaksanaan putaran II segera diberi dosis pertama. Sedangkan dosis kedua diberikan dengan interval 4 pekan," kata Sri. Pelaksanaan Sub-PIN putaran kedua dilaksanakan 7 hari dan 5 hari jemput bola. Imunisasi 22-29 Mei. Kemudian, waktu jemput bola 30 Mei-5 Juni.

Kegiatan jemput bola dilaksanakan di 25 Puskesmas, 981 Posyandu, 22 Rumah Sakit dan 96 Satuan Pendidikan (PAUD & TK) Kota Bogor. Jenis vaksin yang digunakan kali ini adalah nOPV 2 produksi Biofarma. Setiap anak akan diberi 2 tetes ke dalam mulut dan dapat diberikan bersamaan dengan imunisasi rutin.

"Vaksin nOPV 2 ini hanya digunakan saat Sub-PIN KLB Polio tipe 2 sescara gratis," jelas Sri. Dia menerangkan untuk menyukseskan pelaksanaan Sub-PIN Polio putaran kedua, sebagai persiapan, Dinkes membuat rencana tindak lanjut. Salah satunya, pertemuan monev dan rencana pelaksanaan bersama lintas sektor.

Selanjutnya, mempersiapkan kebutuhan logistik dan sumber daya. Jadwal pelaksanaan melalui pemetaan microplanning, promosi dan edukasi masyarakat baik secara langsung maupun melalui kanal-kanal media sosial Dinkes. Peran serta lintas sektor, tokoh masyarakat, dan tokoh agama sangat diharapkan untuk pelaksanaan Sub-PIN Polio ini. Mereka diharapkan membantu menyosialisasikannya.

Mereka juga dapat membantu menyebarluaskan informasi terkait keamanan dan efektivitas imunisasi. Para tokoh pun diharapkan ambil bagian memobilisasi anak-anak yang menjadi sasaran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.