Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rumah Kaca Anggrek Kebun Raya Diresmikan

📅 Jumat, 19 Mei 2023, 04:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rumah Kaca Anggrek Kebun Raya Diresmikan Doc: ANTARA/HO-Humas Kebun Raya Indonesia
Ket. Ketua Yayasan Kebun Raya Indonesia (YKRI) Megawati Soekarnoputri meresmikan Rumah Kaca Anggrek Soedjana Kassan yang berada dalam kompleks Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/5).

BOGOR - Rumah Kaca Anggrek "Soedjana Kassan" yang berada dalam kompleks Kebun Raya Bogor, diresmikan Rabu (17/5). Peresmian dilakukan Ketua Yayasan Kebun Raya Indonesia (YKRI) Megawati Soekarnoputri. Pada kesempatan itu, Megawati bernostalgia masa kecilnya hingga menceritakan upayanya memperbanyak kebun raya di Indonesia.

Megawati mengenang masa kecil ketika tinggal di Istana Bogor bersama Ayahnya, Presiden Pertama Soekarno. "Nostalgia sedikit. Saya kan anak Presiden, suka tidur di Istana. Liburan, keliling Kebun Raya," kata Megawati. Megawati menuturkan dari Kebun Raya itu sering kali bersama kakaknya bermain. Bahkan, beberapa kali mereka bermain ke tempat-tempat yang berhubungan dengan alam. Ia juga tak lupa menyampaikan ulang tahun ke-205 Kebun Raya Bogor.

Rumah Kaca Anggrek Soedjana berdiri di atas lahan 6.818 meter. Di dalamnya terdapat 500 koleksi bunga anggrek se-Indonesia. Adapun dari luasan sekitar 6.818 meter itu untuk rumah kaca induk, laboratorium kultur jaringan, penghubung ruang anggrek, serta ruang koleksi dan pameran anggrek.

Nama Soedjana Kassan diambil dari sosok pencinta tanaman hias, khususnya anggrek. Soedjana adalah orang Indonesia pertama yang menjabat Kepala Kebun Raya Bogor. Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR, Zainal Fatah, mengatakan Rumah Kaca Anggrek ini dibangun 2019 dan selesai 2021.

Penataan bangunan kawasan taman anggrek, meliputi rumah kaca induk seluas 6.813 meter persegi dan laboratorium kultur jaringan 1.560 meter persegi. Zainal menyampaikan fasilitas ini disiapkan untuk memaksimalkan fungsi Kebun Raya Bogor. Di rumah kaca induk anggrek, terdapat tempat eksplorasi, perawatan, dan isolasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

34 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

57 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.