Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kematian Paus yang Terdampar di Pantai Surabaya Diteliti Tim Unair

📅 Senin, 15 Mei 2023, 18:45 WIB | Oleh:
Kematian Paus yang Terdampar di Pantai Surabaya Diteliti Tim Unair Doc: Antara
Ket. Tangkapan layar proses evakuasi bangkai paus di pantai Kejawan Putih Tambak, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur.

SURABAYA - Tim dari Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga (Unair) meneliti penyebab kematian satu paus yang terdampar di pantai di daerah Kejawan Putih Tambak, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur.

"Masih dalam observasi di laboratorium. Besok akan dilakukan evaluasi pada bangkai untuk kedua kali," kata Dosen Divisi Patologi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga Drh. Bilqisthi Ari Putra di Surabaya, Senin.

"Dugaan awal masih belum ada karena belum kita autopsi. Namun, yang jelas tidak ada tanda kekerasan. Lebih lanjutnya akan kita pastikan esok," katanya mengenai kemungkinan penyebab kematian paus tersebut.

Ia mengatakan bahwa tim dari Fakultas Kedokteran Unairakan mengautopsi bangkai paus tersebut padaSelasa (16/5).

"Rombongan dari Unair hari ini ada empat orang. Besok ada 10 tim yang akan turun kembali untuk autopsi," katanya.

Pada Sabtu (13/5) malam warga menemukan bangkai paus dipantai yang ada di wilayah KelurahanKejawan Putih Tambak, KecamatanMulyorejo, Kota Surabaya.

Menurut Bilqis, tim dari Fakultas Kedokteran HewanUnair baru menerima informasi mengenai penemuan bangkai paus itu pada Minggu (14/5) malam.???????

Bilqis mengatakan bahwa paus itu termasuk golongan pausBryde.

Menurut dia, tim Fakultas Kedokteran Hewan Unairakan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui secara pasti jenis paus tersebut.

"Yang pasti golonganBryde'swhale,kemungkinan paus balin,namun selanjutnya akan kita pastikan dari hasil autopsi," katanya.

Ia menjelaskan bahwa balinmerupakan jenis paus yang tidak bergigidan biasa memakan makanan seperti plankton. Menurut dia, paus balinmemang sedang melakukan migrasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.