Pemkab Soppeng Gelar Pembinaan Penanganan Stunting

Sabtu, 13 Mei 2023, 14:20 WIB

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng terus berkomitmen untuk mengatasi stunting di Kabupaten Soppeng. Adapun salah satu upayanya melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dengan melaksanakan acara Pembinaan Pelaku dan Pemerintahan Desa/Kelurahan dalam Penanganan Stunting, yang bertempat di Aula Kantor Gabungan Dinas Kabupaten Soppeng, Rabu (10/5.

Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Sitti Rohani dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai tugas dan peran Sekretaris Desa dan Lurah, Kader Pembangunan Manusia, Tim Pendamping Keluarga dan Kader Posyandu dalam mendukung Program Percepatan Penurunan Stunting. Kemudian, juga untuk meningkatkan keterampilan bagi Sekretaris Desa dan Lurah, Kader Pembangunan Manusia, Tim Pendamping Keluarga dan Kader Posyandu. dalam menangani permasalahan stunting di masing-masing desa dan kelurahan.

Ket. Foto: Pemkab Soppeng Gelar Pembinaan Penanganan Stunting — Sumber: Dok. Pemkab Soppeng

Sementara itu, Wakil Bupati Soppeng, Lutfi Halide dalam sambutannya menyampaikan secara resmi atas nama pemerintah daerah mengapresiasi dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya acara tersebut.

"Pada kesempatan ini saya sampai pula bahwa berdasarkan hasil studi status gizi Indonesia yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, prevalensi balita stunting Kabupaten Soppeng pada tahun 2022 sebesar 26,9 persen. Angka ini lebih kecil dibandingkan Prevalensi Balita Stunting Provinsi Sulawesi Selatan sebesar 27,2 persen," kata Lutfi, dikutip dari laman resmi Pemkab Soppeng, Jumat (12/5).

Meski begitu, angka prevalensi balita stunting Kabupaten Soppeng pada tahun 2022 meningkat dibandingkan tahun 2021. Tercatat, prevalensi balita stunting Kabupaten Soppeng di tahun 2021 sebesar 25,4 persen.

"Olehnya itu, dibutuhkan keseriusan dan kerja sama kita bersama dalam mendukung setiap aksi dalam percepatan penurunan stunting ini. Dengan upaya yang maksimal kita optimis target prevalensi stunting sebesar 14 persen pada tahun 2024 dapat kita capai di kabupaten," ujar Lutfi.

Lebih lanjut, kata Lutfi, pembinaan pelaku percepatan penurunan stunting di tingkat desa/kelurahan bertujuan untuk memastikan mobilisasi pelaku di seluruh desa/kelurahan di Kab./Kota berjalan dengan baik dan kinerja pelaku dapat optimal sesuai dengan tugas dan perannya sehingga percepatan penurunan stunting di Kabupaten Soppeng dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Dengan demikian para pelaku percepatan penurunan stunting dapat berkoordinasi dan bekerja sama dengan pemerintah desa/kelurahan, pemangku kepentingan dan lintas sektor lainnya terkait pelaksanaan percepatan penurunan stunting, sehingga upaya pelaksanaan program dapat lebih maksimal di tingkat desa dan kelurahan.

"Dengan adanya kegiatan pembinaan ini, kami berharap agar para pelaku percepatan penurunan stunting dapat lebih memahami tugas dan perannya masing-masing sehingga target prevalensi stunting sebesar 14 persen pada tahun 2024 dapat kita capai di Kabupaten Soppeng. Semoga kegiatan ini dapat menginspirasi dan menambah ilmu pengetahuan kepada seluruh peserta," ujar Lutfi.

Dalam kegiatan tersebut, terdapat narasumber yakni Kasi Kesra dan Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng, Anida dan Koordinator Tenaga Ahli Pendamping Profesional Kabupaten Soppeng, Baher Usba, Sementara, peserta kegiatan pembinaan ini terdiri dari para sekretaris desa dan kelurahan, para kader pembangunan manusia, serta tim pendamping keluarga dan kader posyandu.

Turut hadir, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Soppeng, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Soppeng, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Soppeng, TPPS Kabupaten Soppeng.

Redaktur: Fiter Bagus

Penulis: Rivaldi Dani Rahmadi

Berita Terbaru

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

613 PKL Kramat Jati Bakal Dipindahkan, Ini 4 Lokasi yang Disiapkan Pasar Jaya

Coco Gauff Juara Cincinnati Open 2026! Tampil Perkasa dan Ukir Prestasi Gemilang

Pedagang Ikan Pasar Kramat Jati Bakal Direlokasi, Ini Persiapannya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.