Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Maksimalkan Laboratorium Kesehatan Daerah

📅 Sabtu, 13 Mei 2023, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Maksimalkan Laboratorium Kesehatan Daerah Doc: ANTARA/Linna Susanti
Ket. Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Akhmad Saeful Bakhri (kesatu kiri) saat rapat kerja Komisi IV DPRD Kota Bogor dengan Dinas Kesehatan Kota Bogor agenda pembahasan kinerja dinas, terkait pekerjaan fisik, di gedung dewan setempat, Kamis (11/5).

BOGOR - Keberadaan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) yang tahun ini akan direnovasi dengan anggaran sampai 3,1 miliar rupiah harus dimaksimalkan untuk menjaga kesehatan masyarakat. Permintaan ini datang dari Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Akhmad Saeful Bakhri, Jumat (12/5).

Dia mengatakan ini usai rapat kerja dengan Dinas Kesehatan Kota Bogor. Rapat membahas kinerja dinkes, termasuk pekerjaan fisik. Dia minta pelayanan kesehatan publik lebih dioptimalkan. "Kami melihat sejak dulu punya Labkesda, tapi tidak dimaksimalkan. Saat Covid-19 lalu pun, yang banyak digunakan laboratorium swasta. Padahal kita punya labkesda. Maka, setelah direnovasi harap Labkesda lebih dimaksimalkan," ujar Akhmad Saeful.

Lebih lanjut, Akhmad Saeful menekankan, dengan dimaksimalkannya Labkesda, akan meningkat pula pelayanan kesehatan masyarakat. Tentunya, ini sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bogor sektor kesehatan. "Kita tahu ini sudah tahun terakhir wali kota. Maka pemenuhan janji di RPJMD sudah menjadi kewajiban. Dengan begitu, keberadaan labkesda dan peningkatan pelayanan juga harus dimaksimalkan seperti isi RPJMD," tegasnya.

Berdasarkan hasil rapat tadi, Komisi IV DPRD berkomitmen untuk melakukan pengawasan secara berkala terhadap pembangunan sarana kesehatan. Hal ini khususnya untuk Labkesda Kota Bogor yang diharapkan menjadi sistem ketahanan kesehatan warga Kota Bogor.

Infrastruktur diharapkan sesuai dengan standarisasi bangunan kesehatan. Terpenting pekerjaannya tidak mangkrak karena anggaran dari APBN. Jangan sampai pengerjaan fisik tidak sesuai dengan standarisasi yang bisa berakibat penghentian anggaran.

Terakhir, Akhmad Saeful juga minta Dinkes Kota Bogor untuk segera menyiapkan tata kelola Labkesda sehingga setelah pembangunan selesai dikerjakan, operasional bisa langsung dijalankan secara maksimal.

Bak gayung bersambut, Sekretaris Dinkes Kota Bogor, Erna Nuraena, menjelaskan dalam rapat tersebut, keberadaan Labkesda memang direncanakan untuk menjadi benchmark laboratorium se-Indonesia. Sebab, saat ini, Labkesda Kota Bogor memiliki keunggulan dari segi dokumentasi. Maka, dengan adanya pembangunan Labkesda yang dianggarkan melalui APBD, dapat meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.