'Huntara' Nelayan Mataram akan Dibangun Permanen

Kamis, 11 Mei 2023, 15:41 WIB

MATARAM - Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengatakan, pembangunan hunian sementara (huntara) bagi puluhan nelayan yang terdampak abrasi di Pantai Mapak Indah Sekarbela, akan dibangun secara permanen.

"Konstruksi yang akan kita gunakan merupakan bahan bangunan yang bagus dan permen yakni dengan menggunakan dinding batako, bukan huntara biasa yang semi permanen menggunakan baja ringan," kata Asisten II Bidang Administrasi Pembangunan dan Perekonomian Setda Kota Mataram Lalu Alwan Basri di Mataram, Kamis.

Alwan yang ditemui seusai mengikuti rapat persiapan pembangunan huntara nelayan tersebut mengatakan, perubahan jenis konstruksi yang akan digunakan itu atas pertimbangan karena lokasi pembangunan berjarak sekitar 100 meter dari pantai.

Dengan demikian, berdasarkan hasil konsultasi secara teknis jika menggunakan konstruksi baja ringan, dikhawatirkan huntara akan mudah rusak dan keropos.

"Karena itulah, rapat tadi kita sepakati desain konstruksi huntara direvisi dari baja ringan menjadi permanen menggunakan batako," katanya.

Hanya saja, katanya, dengan anggaran yang tersedia yakni Rp1,2 miliar, target pembangunan huntara sebanyak 30 unit, berkurang menjadi 23 unit karena biaya untuk pembangunan huntara dengan konstruksi permanen jauh lebih besar.

Namun demikian, sisa kebutuhan tujuh unit huntara tetap akan dibangun lagi dengan mengusulkan anggaran melalui APBD perubahan tahun 2023, sehingga Semua nelayan yang rumahnya rusak berat karena abrasi pantai, tetap dapat huntara.

"Tapi dengan anggaran yang terbatas, untuk tahap pertama kita prioritaskan bagi 23 kepala keluarga (KK), sisanya segera kita bangunkan," katanya.

Iamengatakan, jika dengan anggaran Rp1,2 miliar itu tetap kita bangun huntara dengan konstruksi permanen sebanyak 30 unit, maka tembok huntara yang akan terbangun tidak dihaluskan dan tidak menggunakan plafon sehingga dinilai kurang layak.

"Karena itulah, kita ambil jalan tengah dengan membangun secara bertahap sesuai anggaran agar nelayan bisa tinggal di huntara yang layak dengan aman dan nyaman," katanya.

Sementara terkait dengan tender pembangunan huntara ditargetkan dibuka minggu depan. "InsyaAllah, tanggal 15 Mei kita finalisasi rencana kemudian tanggal 16-17 Mei, kita lelang," katanya.

Untuk lahan, sudah disiapkan seluas 2.000 meter persegi dan sudah diratakan sehingga ketika ada pemenang tender, pengerjaan fisik bisa langsung dimulai, demikian Lalu Alwan Basri.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.