Hasto Ungkap Gotong Royong dengan Pihak Swasta Percepat Pengentasan 'Stunting'
Kamis, 11 Mei 2023, 06:40 WIBBadan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengatakan bahwa sikap gotong royong yang diterapkan bersama pihak swasta mampu mempercepat pengentasan stunting di Kalimantan Selatan (Kalsel).
"Gotong royong itu menjadi betul-betul penting, tinggal bagaimana negara kita negara Pancasila, bagaimana kita kolaborasikan dengan baik, dan arahan Presiden itu semua terlibat. Kita tidak bisa meninggalkan swasta, tidak bisa meninggalkan peran masyarakat," kata Kepala BKKBN. Hasto Wardoyo, saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (10/5).
Hasto pun menekankan dalam membantu pihak swasta yang ingin bekerja sama dengan pemerintah, BKKBN siap memfasilitasi dan memberikan pendampingan untuk program penanganan stunting, dimana salah satunya adalah dengan menyediakan menyediakan data by name by address untuk menentukan sasaran.
Tak hanya itu, Hasto akan meminta seluruh kepala daerah di tingkat desa untuk terus melakukan rapat koordinasi melalui instruksi kepala perwakilan BKKBN provinsi.
"Saya kira dengan cara begitu, maka sasaran kurang lebih 3.200 itu terpetakan. Setelah ini semua siap saya akan men-declare bahwa ini adalah launching pembagian telur kepada 76 desa. Kalau sudah siap, sasaran siap, desanya berapa, nanti kita launching. Sekian ribu sasaran sumbang desanya sekian dan mungkin itu menjadi best practice (contoh baik)," kata dia.
Dalam memberikan pendampingan, sikap gotong royong pun diterapkan BKKBN melalui pemberian fasilitas berupa materi edukasi untuk memperkuat sosialisasi edukasi kepada sasaran program melalui modul-modul edukasi yang sudah dibuat serta menggerakkan tim pendamping keluarga di tiap-tiap tingkatan desa.
"Dengan itu, saya berharap pihak swasta dapat melakukan 'serangan udara dan serangan darat' dalam percepatan penurunan stunting," tutur kepala BKKBN itu. Ant/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pertamina Patra Niaga Kalimantan Pastikan Distribusi BBM Makin Kondusif
-
Lebaran Tanpa Biaya! Bank Mandiri Lepas 215 Bus untuk 10.000 Pemudik Gratis 2026
-
Kemendag: Pemerintah Perkuat Penetrasi Produk Pangan Unggulan di Tiongkok
-
AS Klaim Mampu Buka Selat Hormuz Sendiri Tanpa Bantuan Negara Lain
-
Sri Lanka Batasi Pembelian BBM: Mobil Maksimal 15 Liter dan Motor 5 Liter per Minggu
-
Tingkat prevalensi stunting di Sulawesi Tenggara
-
FIFA Digugat Soal Harga Tiket Piala Dunia 2026, Final Tembus Rp2 Miliar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.