Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Depok Terus Ciptakan Kerukunan Antarumat

📅 Sabtu, 06 Mei 2023, 04:00 WIB | Oleh:
Depok Terus Ciptakan Kerukunan Antarumat Doc: ANTARA/Feru Lantara
Ket. Wali Kota Depok, Jawa Barat, Mohammad Idris

DEPOK - Kerukunan antar-umat beragama dan antar-etnis harus terus dijaga serta dilestarikan. Inilah yang terus diupayakan Pemerintah Kota Depok. "Kami terus berupaya menciptakan dan menjaga kerukunan antar-etnis serta antar-umat beragama di Depok," tandas Wali Kota Depok, Mohammad Idris, Jumat (5/5).

"Kami berupaya untuk terus menjaga kerukunan antar-etnis dan antar-umat beragama di Kota Depok. Ini harus terus diupayakan semua pihak kapan pun," jelas dia mengulanginya. Idris mengatakan dalam menjaga keberagaman umat beragama dan etnis berkolaborasi dengan Forkompimda, di mana untuk perwakilan dari Pemerintah Kota Depok adalah Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).

"Kesbangpol akan berkolaborasi dengan Forkompimda, dalam hal ini kepolisian, kejaksaan dan sebagainya," jelas Idris. Dia menyebutkan berdasarkan hasil survei Kesbangpol dan Universitas Indonesia, kerukunan beragama Kota Depok meningkat.

Potensi konflik sosial, kata dia, mengalami penurunan mulai tahun 2018. Ada tiga kecamatan yang potensi konflik sosial berada di bawah garis standar, sehingga harus ditingkatkan. "Tahun 2021 meningkat satu poin. Justru yang unik ada potensi kerentanan dalam suatu agama tertentu terkait ideologi dan kepercayaan, sehingga memicu konflik," ujar Mohammad Idris.

Kemacetan

Sementara itu, problem lain Depok antara lain terus berusaha menyelesaikan persoalan kemacetan. Bidikan langsung untuk diperbaiki adalah Jalan Raya Sawangan. Depok terus berkomunikasi dengan pemerintah pusat agar bisa terealisasi pelebaran Jalan Raya Sawangan.

"Untuk mengatasi kemacetan Jalan Raya Sawangan, kami berusaha berkomunikasi dengan pemerintah pusat agar dilebarkan sebab status jalan itu kewenangan pusat," jelas Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono. Menurut Imam Budi Hartono, pelebaran Jalan Raya Sawangan merupakan salah satu solusi mengatasi kemacetan yang kian parah.

Dia mengingatkan, waktu pembukaan pintu Tol Depok-Antasari ada MoU atau perjanjian dengan pengembang untuk melebarkan Jalan Raya Sawangan.

"Ada kewajiban melebarkan jalan ke kanan sampai Parung Bingung dan kiri sampai Mampang. Itu kami tagih terus karena belum terealisasi. Semoga didengar BPTJ dan pengembang jalan tol karena sudah berjanji akan melebarkan jalan tersebut," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.