Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Investasi Hulu Migas Terus Dipacu

24 Kamis, 04 Mei 2023, 08:45 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Investasi Hulu Migas Terus Dipacu Investasi Hulu Migas Terus Dipacu Doc: istimewa

JAKARTA - Pemerintah terus mendorong peningkatan investasi di Indonesia untuk menopang pertumbuhan ekonomi nasional. Salah satu yang didorong ialah sektor hulu minyak dan gas bumi (migas).

Adapun pemerintah menetapkan sektor migas sebagai sektor yang masuk dalam delapan sektor prioritas investasi hingga 2040. Realisasi investasi sektor hulu migas hingga triwulan I-2023 mencapai 2,63 miliar dollar AS atau meningkat 25,3 persen dibandingkan periode sama 2022.

Menteri Investasi/ Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia menyampaikan pemerintah menetapkan delapan sektor prioritas investasi hingga 2040 yang dibagi menjadi tiga fokus area. Pertama adalah sektor mineral dan batu bara yang ditargetkan sebesar 431,8 miliar dollar AS, kemudian minyak dan gas bumi sebesar 68,1 miliar dollar AS selanjutnya perkebunan, kelautan, perikanan dan kehutanan sebesar 45,4 miliar dollar AS.

"Pemerintah telah fokus hilirisasi. Tidak hanya sumber daya alam (SDA) tambang, tetapi juga di migas. Beberapa kali ratas (rapat terbatas), Presiden telah menegaskan agar menjual dalam bentuk nilai tambah dan bukan barang mentah. Pelaksanaan hilirisasi di migas yang paling penting adalah industri hulu migas tidak dirugikan, agar sektor ini dapat terus tumbuh dan berkembang karena peranannya sangat dibutuhkan dalam pembangunan," kata Menteri Investasi/ Kepala BKPM dalam paparannya sebagai keynote speech pada HSE CEO Meeting Hulu Migas 2023 yang dilaksanakan di kantor SKK Migas di Jakarta Selasa (2/5).

Lebih lanjut, Bahlil menyampaikan target investasi hulu migas pada 2023 sebesar 15,5 miliar dollar AS atau meningkat 26 persen dibandingkan realisasi investasi pada 2022 serta lebih tinggi dari pertumbuhan investasi hulu migas global yang sekitar 6,5 persen.

Realisasi investasi hulu migas pada triwulan I-2023 tumbuh 25,3 persen dibandingkan realisasi investasi di triwulan yang sama tahun 2022. Hal ini menunjukkan bahwa minat investasi di sektor hulu migas di Indonesia masih menarik bagi investor dan bagaimana agar investasi tersebut dapat meningkatkan produksi minyak dan gas nasional.

Minimalkan Risiko

Sementara itu, Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) Dwi Soetjipto menyampaikan, sebagai sektor industri yang memiliki risiko tinggi maka aspek health, safety & environment (HSE) menjadi prioritas dalam setiap kegiatan di industri hulu migas.

"Program yang masif dan agresif agar tidak dijalankan dengan mengkompromikan aspek HSE dan tidak ada pekerjaan yang terlalu penting tanpa dikerjakan dengan selamat. HSE harus menjadi prioritas utama pada setiap kegiatan hulu migas," ujar Dwi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Olahraga
Sulut Juara Umum Kejurnas P...
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.