Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pendidikan Kunci Utama Cerdaskan Kehidupan Bangsa

📅 Rabu, 03 Mei 2023, 00:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pendidikan Kunci Utama Cerdaskan Kehidupan Bangsa Doc: ANTARA/WURYANTI PUSPITASARI
Ket. Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama Kemenko PMK Warsito.

JAKARTA - Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menekankan bahwa pendidikan merupakan kunci utama untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan sumber daya manusia.

"Hari Pendidikan Nasional 2023 mengingatkan bahwa tujuan pendidikan adalah mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia seutuhnya," kata Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama Kemenko PMK, Warsito, dihubungi di Jakarta, Selasa (2/5).

Warsito menambahkan pendidikan dapat menciptakan sumber daya manusia yang beriman, bertakwa, dan memiliki budi pekerti yang luhur.

"Kemenko PMK mengucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas 2023 dan mengajak semua pihak berperan aktif guna mendorong agar pendidikan Indonesia dapat mencapai tujuannya," katanya.

Warsito juga mengatakan pendidikan merupakan kunci utama agar generasi muda penerus bangsa dapat memiliki keterampilan, pengetahuan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang baik dan mandiri, serta rasa tanggung jawab terhadap masyarakat dan bangsa.

Dia menambahkan bahwa berdasarkan data yang dihimpun Kemenko PMK, angka harapan lama sekolah penduduk umur tujuh tahun meningkat 0,02 tahun dibandingkan tahun sebelumnya, dari 13,08 menjadi 13,10 tahun. Sedangkan rata-rata lama sekolah penduduk umur 25 tahun ke atas meningkat 0,15 tahun, dari 8,54 tahun menjadi 8,69 tahun pada tahun 2022.

Kendati demikian, kata dia, Hari Pendidikan Nasional 2023 juga menjadi momentum yang tepat untuk terus menjawab berbagai tantangan dunia pendidikan.

Sekolah Adat

Sementara itu, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyatakan anak-anak didik dari sekolah adat untuk pertama kalinya hadir dan berkontribusi dalam meramaikan peringatan Hardiknas 2023.

Sebanyak 21 anak dari tiga sekolah adat di Sumba Barat, NTT, Banyuwangi, Jatim, dan Jambi ini menjadi peserta upacara peringatan Hardiknas 2023 yang berlangsung di Kantor Kemendikbudristek, Jakarta.

"Mari kita jaga semangat ini untuk membawa Indonesia melompat ke masa depan dengan Merdeka Belajar," kata Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, di Jakarta, Selasa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.